Rasa kenyang belum menjadi satu-satunya ukuran terpenuhinya kebutuhan makan anak. Tubuh anak memerlukan ragam zat gizi agar memiliki energi, dapat bertumbuh, dan siap menjalani pembelajaran di sekolah.
Ketika lapar muncul pada jam belajar, perhatian anak dapat terpecah dari pelajaran yang sedang diikuti. Rasa lemas dan berkurangnya tenaga juga dapat membuat anak lebih sulit mempertahankan konsentrasi.
Otak membutuhkan energi terus-menerus, baik saat anak belajar, bermain, bergerak, maupun menjalani masa tumbuh kembang. Kecukupan asupan makanan karena itu menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas anak sepanjang hari.
Pasokan Energi bagi Otak
Glukosa merupakan sumber energi utama bagi otak untuk menjalankan berbagai fungsi. Menurut health.detik.com, fungsi tersebut mencakup kemampuan mempertahankan konsentrasi dan memproses informasi.
Karbohidrat dari makanan dapat menjadi salah satu sumber energi utama bagi tubuh. Setelah melalui proses pencernaan, zat gizi ini digunakan untuk menghasilkan energi bagi berbagai aktivitas.
Setiap anak memiliki kebutuhan energi yang dapat berbeda satu sama lain. Perbedaan itu dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, ukuran tubuh, tingkat aktivitas, serta kondisi pertumbuhan.
Anak yang banyak bergerak sepanjang hari membutuhkan asupan yang cukup untuk mendukung kegiatan fisik dan pertumbuhannya. Pemenuhan makan tidak dapat disamaratakan untuk seluruh anak.
| Zat Gizi | Peran yang Disebutkan |
|---|---|
| Karbohidrat | Salah satu sumber energi utama |
| Protein | Mendukung pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh |
| Lemak | Sumber energi serta membantu penyerapan vitamin tertentu |
| Vitamin dan mineral | Mendukung metabolisme dan fungsi tubuh |
Pesan Prabowo tentang Kebutuhan Dasar
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa anak-anak tidak seharusnya belajar dalam keadaan lapar. Ia menekankan tidak ada anak yang dapat belajar secara baik ketika merasakan lapar.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI. Acara tersebut berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
“Yang paling menentukan masa depan adalah pembangunan manusia. Kita memulai dari hal yang paling dasar, yaitu gizi,” ujar Prabowo.
Protein diperlukan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Sementara itu, lemak berfungsi sebagai sumber energi dan membantu penyerapan vitamin tertentu.
Vitamin serta mineral juga diperlukan dalam proses metabolisme dan fungsi tubuh lainnya. Karena itu, makanan yang beragam diperlukan untuk memenuhi kebutuhan anak pada masa pertumbuhan.
Sekolah dan Pola Makan Sehat
WHO melalui publikasi tahun 2023 menyebut gizi sebagai salah satu komponen penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan dan pembelajaran. Asupan makanan di sekolah dapat membantu anak memperoleh pola makan yang sehat.
Kondisi tubuh yang memiliki energi cukup dapat menunjang kegiatan otak dan fisik selama anak berada di sekolah. Perhatian terhadap makanan anak dengan demikian berkaitan dengan kesiapan mereka menerima pembelajaran setiap hari.
Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kondisi belajar yang lebih mendukung. Anak yang tidak terganggu rasa lapar memiliki kesiapan yang lebih baik untuk mengikuti aktivitas di kelas.






