ASUS ExpertBook P5 G2 menggabungkan bobot mulai 1,38 kg dengan sasis yang telah lolos uji ketahanan MIL-STD-810H. Kombinasi ini ditujukan bagi pekerja profesional yang membutuhkan laptop bisnis untuk mobilitas sekaligus perlindungan data kerja.
Perangkat berwarna Misty Grey tersebut hadir dengan harga mulai Rp22.899.000. ASUS menyediakan pilihan Intel Core Ultra 5 dan Intel Core Ultra 7 untuk kebutuhan performa yang berbeda.
Pilihan Harga ExpertBook P5 G2
Dua varian yang tersedia memiliki selisih harga Rp3.500.000. Meski berbeda prosesor, keduanya membawa fitur AI, sistem keamanan firmware, dan rancangan untuk aktivitas kerja profesional.
| Varian | Harga |
|---|---|
| Intel Core Ultra 5 | Rp22.899.000 |
| Intel Core Ultra 7 | Rp26.399.000 |
ASUS membidik eksekutif serta pekerja kreatif yang bekerja di kantor maupun di perjalanan. Posisi produk ini adalah AI PC yang membantu menangani kebutuhan bisnis sehari-hari secara efisien.
Perlindungan untuk Area yang Sensitif
Sistem ExpertGuardian menjadi bagian dari pendekatan keamanan pada ExpertBook P5 G2. ASUS menyebut laptop ini memenuhi standar NIST SP 800-155 untuk perlindungan terhadap serangan di tingkat firmware.
Perlindungan itu menyasar BIOS dan perangkat tegar, yang merupakan bagian penting dalam sistem keamanan perangkat bisnis. ASUS turut menyertakan McAfee+ Premium gratis selama satu tahun.
Layanan McAfee+ Premium menggunakan McAfee Smart AI untuk mendeteksi ancaman siber secara proaktif. Cakupan perlindungannya meliputi risiko pencurian identitas dan pembersihan data pribadi secara otomatis.
Notulensi Rapat tanpa Pencatatan Terus-Menerus
Di luar aspek keamanan, ASUS MyExpert dan ExpertMeet menjadi fitur yang disorot pada laptop ini. Keduanya membantu pengguna menangkap poin penting dalam rapat daring tanpa bergantung pada pencatatan manual sepanjang pertemuan.
Teknologi AI pada perangkat dapat menghasilkan notulensi rapat secara otomatis. Sistem tersebut juga mendukung penerjemahan subtitle secara real-time untuk percakapan yang menggunakan bahasa berbeda.
ASUS menambahkan watermark otomatis untuk video konferensi. Fitur ini ditujukan sebagai lapisan tambahan guna menjaga materi visual yang tampil selama pertemuan kerja.
NPU untuk Beban Kerja AI
Pengolahan tugas AI didukung prosesor Intel Core Ultra 7 Series 3 yang memiliki neural processing unit atau NPU khusus. Unit pemrosesan ini digunakan untuk menangani beban AI secara lebih efisien tanpa menguras baterai secara berlebihan.
Pendekatan tersebut relevan untuk pengguna yang menjalankan pertemuan daring dan pekerjaan produktivitas dalam ritme cepat. ASUS menyatakan perangkat ini dirancang untuk menjaga efisiensi pada beban kerja bisnis harian.
Port Dikelompokkan agar Sisi Kanan Lebih Longgar
ASUS menggunakan teknologi ExpertCool untuk menjaga perangkat tetap dingin saat bekerja pada performa puncak hingga 40W. Sistem pendingin disebut tetap bekerja baik ketika layar laptop terbuka maupun tertutup.
Pengaturan tersebut dapat mendukung penggunaan laptop dengan monitor eksternal pada meja kerja. Port Thunderbolt 4, HDMI, dan USB-A ditempatkan di sisi kiri agar sisi kanan tetap bebas kabel untuk pergerakan mouse.
Dengan rancangan ringan dan sasis tahan uji, ExpertBook P5 G2 diarahkan untuk kebutuhan kerja yang berpindah-pindah. Fitur notulensi otomatis dan perlindungan berlapis melengkapi penawaran perangkat bagi pengguna profesional.






