Eropa Tak Lagi Jadi Pusat Utama, MotoGP Bidik Kalender Balap Lebih Global

Eropa berpeluang tidak lagi mendominasi kalender MotoGP dalam beberapa tahun mendatang. Kejuaraan dunia balap motor itu menyiapkan pembagian seri yang lebih merata dengan kawasan di luar Eropa.

Perubahan paling terlihat muncul dalam proyeksi tahun depan, ketika balapan luar Eropa diperkirakan lebih banyak daripada seri di Eropa. Komposisi tersebut menandai perubahan besar dibanding kalender tahun ini.

Targetnya Pembagian Hampir Seimbang

MotoGP menargetkan distribusi balapan mendekati 50 persen di Eropa dan 50 persen di luar Eropa. Target itu muncul setelah jumlah seri di Spanyol serta Eropa Tengah dinilai terlalu terkonsentrasi.

Carlos Ezpeleta menilai penataan ulang perlu dilakukan untuk memperluas jangkauan kejuaraan. Chief Sporting Officer MotoGP itu menyebut keseimbangan regional sebagai tujuan jangka pendek.

“Saya yakin tujuan jangka pendeknya adalah mencari cara untuk menyeimbangkannya: kami terlalu banyak hadir di Spanyol dan Eropa Tengah, jadi keputusan ini cukup jelas,” ujar Ezpeleta, seperti dikutip oto.detik.com dari GPOne. Pernyataan itu menunjukkan bahwa perubahan Kalender MotoGP disusun sebagai strategi jangkauan global.

PeriodeEropaLuar Eropa
Tahun ini14 balapan8 balapan
Tahun depan9 balapan13 balapan
Target jangka dekatSekitar 50%Sekitar 50%

Ekspansi Tidak Selalu Berarti Penambahan Seri

Masuknya tujuan balap baru tidak otomatis membuat jumlah seri terus bertambah. Sejumlah balapan dapat dikeluarkan dari jadwal agar penyebaran wilayah tidak kembali menumpuk di satu kawasan.

Ezpeleta belum menjelaskan seri mana yang berpotensi terdampak. Ia menegaskan keputusan tersebut terkait kepadatan penyelenggaraan di wilayah tertentu, bukan pengabaian terhadap sejarah ajang balap.

“Destinasi baru akan masuk, dan ada beberapa yang harus dikeluarkan hanya karena kami terlalu terkonsentrasi di wilayah tersebut,” kata Ezpeleta. Langkah ini dapat memberi MotoGP ruang untuk memilih lokasi yang lebih sesuai dengan arah ekspansinya.

Bandara dan Kota Besar Masuk Perhitungan

Akses menuju kota besar serta bandara utama menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan penyelenggara. Lokasi yang lebih mudah dijangkau dipandang mampu mendatangkan penonton baru dan mendukung kebutuhan perjalanan.

Infrastruktur pariwisata dan layanan di sekitar lintasan juga menjadi bagian dari daya tarik sebuah kota. MotoGP melihat faktor-faktor ini penting ketika menentukan tujuan Grand Prix pada masa depan.

Adelaide di Australia menjadi contoh proyek yang telah disebut dalam rencana ekspansi. Grand Prix Adelaide dijadwalkan masuk kalender MotoGP mulai 2027.

Menurut Ezpeleta, proyek Adelaide dapat menjadi pemicu bagi kota-kota lain untuk mempertimbangkan penyelenggaraan balapan. Ia mengatakan MotoGP telah dihubungi oleh kota-kota dari berbagai belahan dunia.

Warisan Balapan Eropa Tetap Dijaga

Meski ingin mengurangi dominasi Eropa, MotoGP tidak berniat meninggalkan seri-seri yang mempunyai nilai sejarah kuat. Banyak Grand Prix Eropa telah membangun basis penggemar besar dan menarik penonton selama puluhan tahun.

Fokusnya adalah menjaga acara bersejarah sambil membuka peluang di pasar baru. Dengan pendekatan itu, kalender mendatang diharapkan lebih global tanpa menghilangkan identitas MotoGP.

Baca Juga