Warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Flores masih dapat mengakses layanan perbankan melalui BRImo dan BRILink Agen. BRI memantau kondisi unit kerja di wilayah terdampak sambil menyiapkan penyesuaian operasional bila diperlukan.
Ketersediaan layanan itu menjadi perhatian ketika gempa merusak sejumlah bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Di saat yang sama, BRI Peduli mengirim bantuan kebutuhan dasar untuk warga di sejumlah lokasi terdampak.
Pemantauan Unit Kerja dan Keselamatan Nasabah
BRI telah melakukan pengamanan aset pada lokasi yang terkena dampak gempa. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menilai kondisi bangunan serta fasilitas operasional secara menyeluruh.
Asesmen tersebut diperlukan untuk menjaga layanan tetap berjalan dalam situasi pascabencana. BRI menekankan keselamatan warga, pekerja, dan nasabah sebagai dasar dalam penanganan di lapangan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan pemulihan layanan akan dilakukan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisi. Penyesuaian operasional juga akan mengikuti arahan pemerintah dan otoritas terkait.
“Kami berkomitmen untuk melakukan pemulihan layanan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah dan otoritas terkait serta perkembangan kondisi pascagempa,” kata Dhanny. Pernyataan itu disampaikan dalam informasi perusahaan.
Rangkuman Kondisi dan Respons BRI
| Aspek | Informasi | Tindakan BRI |
|---|---|---|
| Gempa Flores | Magnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 | Penyaluran bantuan dan pengamanan aset |
| Gempa susulan | Masih terjadi hingga Minggu, 16 Agustus 2026 | Pemantauan layanan serta unit kerja |
Gempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Getarannya masih diikuti gempa susulan hingga Minggu, 16 Agustus 2026.
Sejumlah wilayah membutuhkan pasokan kebutuhan dasar setelah bencana tersebut. BRI kemudian menyalurkan bantuan tanggap bencana melalui relawan dan unit kerja yang berada paling dekat dengan titik terdampak.
Maumere dan Mbay Menjadi Prioritas Awal
Penyaluran bantuan diprioritaskan ke Maumere, Kabupaten Sikka, serta Mbay, Kabupaten Nagekeo. Relawan memberikan perhatian lebih kepada kelompok masyarakat yang mengalami dampak paling parah.
Bantuan awal mencakup ratusan paket makanan cepat saji, makanan ringan, air mineral, minyak goreng, beras, hingga obat-obatan. Paket tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan warga dalam masa tanggap bencana.
Dhanny menyatakan BRI sebagai bagian dari Danantara berperan aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah Indonesia. Ia menyebut koordinasi dengan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat distribusi bantuan kepada korban.
Penyaluran bantuan akan terus dilakukan secara bertahap, tidak hanya pada fase darurat awal. Upaya tersebut diarahkan untuk ikut mendukung pemulihan masyarakat setelah gempa.
BRI akan melanjutkan pemantauan terhadap kondisi operasional dan kebutuhan masyarakat di Flores. Pengiriman bantuan serta pemulihan layanan akan berjalan sesuai perkembangan kondisi pascagempa.






