Total Awal Veloz Hybrid Tembus Rp42,49 Juta, Ini Biaya yang Tidak Dibayar Tiap Tahun

Total pembayaran Toyota Veloz Hybrid saat registrasi awal dapat mencapai Rp42.491.000 untuk dokumen kendaraan yang terdaftar di DKI Jakarta. Namun, sebagian besar nominal itu bukan kewajiban yang akan muncul kembali setiap tahun.

Biaya terbesar berasal dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB senilai Rp36.000.000. Setelah kendaraan terdaftar, pengeluaran rutin tahunannya tercatat jauh lebih rendah, yakni Rp6.191.000.

Selisih antara pembayaran awal dan kewajiban tahunan kerap menjadi perhatian bagi calon pembeli kendaraan baru. Memahami rincian setiap komponen diperlukan agar perencanaan dana tidak hanya berpatokan pada satu angka total.

Rincian Pelunasan saat Registrasi

Pembayaran awal Rp42.491.000 tidak hanya mencakup pajak kendaraan. Nilai itu juga memasukkan BBNKB serta biaya administrasi penerbitan dokumen dan pelat nomor kendaraan.

KomponenNilaiKeterangan
BBNKBRp36.000.000Biaya registrasi awal
PKBRp6.048.000Pajak tahunan
SWDKLLJRp143.000Kewajiban tahunan
Administrasi STNKRp200.000Registrasi awal
Administrasi TNKBRp100.000Registrasi awal

Administrasi STNK dalam dokumen tersebut tercatat Rp200.000. Sementara itu, administrasi TNKB dikenakan Rp100.000 dan ikut membentuk total pelunasan awal.

BBNKB menjadi komponen yang paling dominan dalam proses registrasi kendaraan baru. Karena sifatnya sebagai bagian dari registrasi awal, biaya ini tidak dapat disamakan dengan tagihan pajak rutin tahunan.

Beban Rutin Setelah Kendaraan Terdaftar

Kewajiban tahunan Toyota Veloz Hybrid dalam dokumen DKI Jakarta terdiri atas PKB Rp6.048.000 dan SWDKLLJ Rp143.000. Jika dijumlahkan, pemilik perlu membayar Rp6.191.000 dalam setahun.

Dalam hitungan rata-rata, nilai itu setara sekitar Rp515.900 per bulan. Pembagian tersebut hanya berfungsi sebagai ilustrasi pengeluaran dan tidak menunjukkan adanya mekanisme pembayaran pajak bulanan.

Kompas.com mencatat nilai pajak itu berdasarkan dokumen kendaraan yang diregistrasikan di DKI Jakarta. Oleh sebab itu, angka tersebut dapat menjadi gambaran awal, tetapi tidak otomatis berlaku sama bagi seluruh pemilik Toyota Veloz Hybrid.

Wilayah dan Status Kepemilikan Berpengaruh

Besaran pajak kendaraan dapat berubah menurut wilayah registrasi, nilai jual kendaraan bermotor, status kepemilikan, dan ketentuan pajak yang berlaku. Model kendaraan yang sama pun dapat memiliki nominal kewajiban berbeda di daerah lain.

Nilai jual kendaraan bermotor menjadi salah satu dasar pengenaan pajak. Bapenda DKI Jakarta menyediakan informasi nilai jual kendaraan bermotor serta layanan pengecekan pajak kendaraan secara daring.

Calon pembeli sebaiknya menyiapkan dana dengan memisahkan biaya registrasi pertama dari pengeluaran tahunan. Pada dokumen DKI Jakarta, total awal Toyota Veloz Hybrid memang melampaui Rp42 juta, tetapi pajak rutinnya berada di kisaran Rp6,2 juta.

Baca Juga