BAIK Kehilangan Hampir Separuh Nilai, Ini 10 Saham Paling Tertekan Pekan Ini

Hampir separuh nilai saham BAIK terkikis hanya dalam satu pekan perdagangan. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk menutup perdagangan 10-14 Agustus 2026 di Rp390 setelah turun 49,3%.

Besarnya penurunan BAIK mencolok karena IHSG hanya bergerak turun 0,12% pada periode yang sama. Saham ini berada di puncak daftar 10 emiten dengan koreksi harga terdalam.

Tekanan Tidak Merata di Bursa

IHSG mengakhiri pekan di 6.401,8, dibanding 6.409,6 pada pekan sebelumnya. Di tengah koreksi indeks tersebut, kapitalisasi pasar BEI malah naik 0,28% menjadi Rp11.243 triliun.

Kenaikan kapitalisasi pasar terjadi saat aktivitas transaksi harian melemah. Rata-rata nilai transaksi turun 1,07% menjadi Rp15,21 triliun dan volume transaksi berkurang 14,86% menjadi 34,01 miliar saham.

Frekuensi transaksi rata-rata ikut turun 9,67% menjadi 2,09 juta kali per hari. Investor asing mencatat jual bersih Rp1,034 triliun pada Jumat, dengan akumulasi jual bersih Rp72,873 triliun sepanjang 2026.

Ringkasan 10 Saham Paling Tertekan

No.KodePenurunanHarga Penutupan
1BAIK-49,3%Rp390
2BACH-18,2%Rp466
3FOLK-18,06%Rp177
4NSSS-17,7%Rp860
5VOKS-15,5%Rp228
6IKBI-14,6%Rp555
7KDTN-13,5%Rp370
8RODA-13,5%Rp64
9SHID-13%Rp535
10NTBK-12,9%Rp81

Rincian Emiten yang Masuk Daftar

1. PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK)

BAIK mencatat pelemahan paling dalam, yakni 49,3%. Harga penutupan sahamnya berada di Rp390.

2. PT Bach Multi Global Tbk (BACH)

BACH melemah 18,2% dalam sepekan. Saham PT Bach Multi Global Tbk ditutup pada Rp466.

3. PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)

FOLK turun 18,06% dan berada di urutan ketiga. Harga akhirnya tercatat Rp177.

4. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS)

NSSS mengalami koreksi 17,7%. Saham ini berakhir di Rp860.

5. PT Voksel Electric Tbk (VOKS)

VOKS kehilangan 15,5% sepanjang periode perdagangan tersebut. Harga penutupannya mencapai Rp228.

6. PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI)

IKBI mencatat penurunan 14,6%. Saham PT Sumi Indo Kabel Tbk ditutup di Rp555.

7. PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)

KDTN turun 13,5% dan berakhir di Rp370. Koreksi itu menjadikannya salah satu emiten dengan pelemahan dua digit.

8. PT Pikko Land Development Tbk (RODA)

RODA juga merosot 13,5% selama sepekan. Harga sahamnya ditutup di Rp64.

9. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID)

SHID menurun 13% hingga berada di Rp535. Pelemahan tersebut menempatkannya di posisi kesembilan.

10. PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK)

NTBK turun 12,9% dan menutup pekan pada Rp81. Emiten ini menjadi urutan terakhir dalam daftar 10 saham dengan koreksi terbesar.

Menurut data BEI yang dikutip Investor Daily, jarak penurunan BAIK dengan emiten di posisi kedua mencapai lebih dari 31 poin persentase. Kondisi itu membuat pergerakan BAIK menjadi anomali utama di tengah pelemahan IHSG yang terbatas.

Baca Juga