Dari Papua hingga Sumatera Utara, Ini 9 Petugas Penurunan Bendera di Istana

Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 melibatkan pelajar dari sembilan provinsi. Mereka tergabung dalam Tim Adil Makmur, salah satu tim Paskibraka Tingkat Pusat binaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Keterwakilan daerah dalam tim ini membentang dari Papua, Maluku, hingga Sumatera Utara. Para pelajar tersebut mengisi posisi penting dalam prosesi sore setelah pelaksanaan Upacara Detik-detik Proklamasi.

Pelajar dari Berbagai Daerah

Neeltje Deliana Insjowi Werimon menjadi petugas baki yang mewakili Papua. Ia bersekolah di SMA Negeri 8 Jayapura dan merupakan anak dari Aiwoisendin Hendrik Werimon serta Steffi Edithya Florence Awom.

Dari Sulawesi Barat, Ismi Ulfaidah mendapat tugas sebagai cadangan baki. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar dan merupakan anak dari Rahman serta Suburia.

Chintya Graciella Rorong mewakili Sulawesi Tengah sebagai anggota Serpihan Kelompok 8. Siswi SMA Negeri 2 Palu itu merupakan anak dari Oschar J. Rorong dan Suminarsih R. Kompudu.

Cinzia Christovani Marantika datang dari Maluku dan juga masuk Serpihan Kelompok 8. Ia bersekolah di SMA Negeri Siwalima Ambon serta merupakan anak dari Ivan Patrick Dave Marantika dan Laddy Diana Marjos Ruhulessin.

Felesia Rismaito Munthe menjadi anggota Serpihan Kelompok 8 dari Sumatera Utara. Ia menempuh pendidikan di SMA Unggul Del dan merupakan anak dari Pasu Hasudungan Munthe serta Legdig Sihotang.

Daftar Petugas Penurunan Bendera

NamaProvinsiAsal SekolahPeran
Baruno WicaksonoJawa BaratSMA Taruna Nusantara Kampus CimahiDanpok 17
Neeltje Deliana Insjowi WerimonPapuaSMA Negeri 8 JayapuraBaki
Ismi UlfaidahSulawesi BaratSekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali MandarCadangan Baki
Atanasius Meyllano Frans YogarNusa Tenggara TimurSMA Katolik Giovanni KupangDanpok 8
Maharazthu Rizqhy Ramadhana ChubuyanaNusa Tenggara BaratSMA Negeri 1 TaliwangPenggerek
Mirza Rafi NavazaniKalimantan BaratSMA Negeri 1 SintangPembentang
Chintya Graciella RorongSulawesi TengahSMA Negeri 2 PaluSerpihan Kelompok 8
Cinzia Christovani MarantikaMalukuSMA Negeri Siwalima AmbonSerpihan Kelompok 8
Felesia Rismaito MuntheSumatera UtaraSMA Unggul DelSerpihan Kelompok 8

Baruno Wicaksono dari Jawa Barat memimpin sebagai Danpok 17. Ia merupakan siswa SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, anak dari Setiari Marwanto dan Sumartini.

Danpok 8 dijalankan Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Nusa Tenggara Timur. Siswa SMA Katolik Giovanni Kupang itu merupakan anak dari Kristovorus Umbu Yogar dan Cicilia Dwi Nugraeni.

Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dari Nusa Tenggara Barat bertugas sebagai penggerek. Ia bersekolah di SMA Negeri 1 Taliwang dan merupakan anak dari Bambang Irawadi serta Maryam.

Peran pembentang bendera dipercayakan kepada Mirza Rafi Navazani dari Kalimantan Barat. Ia merupakan siswa SMA Negeri 1 Sintang, anak dari Dodik dan Eka Maya Sisilia.

Bagian dari Rangkaian Peringatan Kemerdekaan

Menurut keterangan BPIP yang dikutip Kompas.com, Tim Adil Makmur merupakan satu dari dua tim Paskibraka Tingkat Pusat. Tim lainnya menjalankan tugas pengibaran bendera dalam rangkaian upacara yang sama.

Prosesi penurunan menjadi bentuk penghormatan terhadap Sang Merah Putih setelah bendera dikibarkan pada pagi hari. Pada peringatan 17 Agustus 2026, tugas Paskibraka juga dijalankan oleh 24.397 anggota di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota.

Baca Juga