60,6 Juta Penerima Jadi Sasaran MBG, Pemerintah Siapkan Dana Rp 240 Triliun

Sekitar 60,6 juta orang ditetapkan sebagai sasaran awal program Makan Bergizi Gratis pada 2027. Untuk menjangkau cakupan nasional tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 240 triliun.

Jumlah penerima yang besar membuat MBG menjadi salah satu komponen paling dominan dalam rencana belanja pendidikan tahun depan. Total anggaran pendidikan yang direncanakan pemerintah mencapai Rp 820,9 triliun.

Rancangan itu masih membuka ruang perubahan karena nilai anggaran MBG belum bersifat final. Pemerintah juga belum menutup kemungkinan penyesuaian jumlah penerima manfaat melalui mekanisme refocusing.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut angka Rp 240 triliun masih bersifat sementara. “(Anggaran) Rp 240 triliun sementara. Nanti kita lihat jika refocusing,” ujarnya saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Pajak.

Zulkifli Hasan memperkirakan penerima manfaat program tersebut dapat mencapai kurang lebih 70 juta orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi sekitar 60,6 juta penerima yang tercantum dalam penjelasan awal anggaran 2027.

Perbedaan Proyeksi Penerima

Perbedaan angka penerima muncul ketika pemerintah masih membahas penyesuaian kebutuhan dana MBG. Belum ada rincian lanjutan mengenai dasar perubahan target maupun besaran anggaran yang mungkin direalokasikan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya memaparkan kebutuhan dana MBG sekitar Rp 240 triliun. Penjelasan itu disampaikan dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, pada Jumat, 14 Agustus 2026.

“Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG,” kata Purbaya. Alokasi tersebut menjadi bagian dari rancangan belanja pemerintah untuk sektor pendidikan pada 2027.

Pos Pendidikan Lain Tetap Disiapkan

Selain MBG, pemerintah merancang anggaran untuk bantuan pendidikan, pembangunan sekolah, serta renovasi sarana belajar. Sejumlah alokasi ini memiliki sasaran yang berbeda, mulai dari siswa hingga mahasiswa dan sekolah di berbagai daerah.

ProgramAnggaranSasaran
Makan Bergizi GratisRp 240 triliunSekitar 60,6 juta penerima
Program Indonesia PintarRp 15,9 triliun22,1 juta siswa
Kartu Indonesia Pintar KuliahRp 17 triliun1,1 juta mahasiswa
Sekolah Unggul GarudaRp 2,7 triliun7 sekolah
Renovasi sekolah dan madrasahRp 18,2 triliun12.215 unit
Sekolah rakyatRp 32,9 triliun100 sekolah

Program Indonesia Pintar dirancang menerima Rp 15,9 triliun bagi 22,1 juta siswa. Untuk mahasiswa, Kartu Indonesia Pintar Kuliah disiapkan dengan nilai Rp 17 triliun bagi 1,1 juta penerima.

Pembangunan tujuh Sekolah Unggul Garuda memperoleh rencana alokasi Rp 2,7 triliun. Pemerintah juga menyiapkan Rp 18,2 triliun untuk renovasi 12.215 sekolah dan madrasah.

Pos sekolah rakyat mendapatkan anggaran Rp 32,9 triliun untuk pembangunan dan operasional 100 sekolah. Nilai MBG tetap menjadi yang terbesar bila dibandingkan dengan program-program pendidikan lain yang dipaparkan.

Rancangan anggaran tersebut memperlihatkan fokus pemerintah pada cakupan penerima MBG yang sangat luas, bersamaan dengan pembiayaan bantuan dan infrastruktur pendidikan. Angka akhir program masih akan bergantung pada perkembangan pembahasan anggaran dan kemungkinan refocusing.

Baca Juga