Dua Wisatawan Cedera Kritis, Delapan Perahu Imigran Tiba di Kepulauan Balearics

Dua kecelakaan di pantai Mallorca pada Jumat, 14 Agustus 2026, berakhir dengan penanganan medis serius terhadap seorang wisatawan Jerman dan seorang remaja. Pada hari yang sama, otoritas juga menghadapi kedatangan perahu-perahu kecil yang membawa imigran di sejumlah pulau Balearics.

Seorang pria Jerman berusia 37 tahun terluka setelah melompat dari tembok beton ke laut dangkal di Pantai S’Arenal, Llucmajor. Insiden itu terjadi sekitar pukul 13.50, ketika kedalaman air di lokasi hanya berkisar 50 sentimeter hingga satu meter.

Kepala korban membentur dasar laut dan tertancap di pasir, meski ia masih mampu keluar dari air tanpa pertolongan. Karena merasakan nyeri hebat pada leher, petugas medis memasang imobilisasi sebelum membawanya ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Beberapa jam kemudian, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun mengalami kecelakaan lebih serius di Cala Varques. Ia melompat dari tebing setinggi 10 meter pada sekitar pukul 16.30 dan jatuh dengan punggung lebih dahulu ke permukaan air.

Korban menderita cedera tulang belakang parah dan harus dikeluarkan dari teluk yang terjal menggunakan tandu. Petugas pemadam kebakaran Mallorca dan tim Samu-061 terlibat dalam evakuasi sebelum korban diterbangkan helikopter La Milana ke Rumah Sakit Son Espases di Palma dalam kondisi kritis.

Pencegatan Terjadi dari Formentera hingga Mallorca

Di tengah penanganan dua korban tersebut, layanan darurat melaporkan 142 imigran diamankan dari delapan perahu kecil di Mallorca dan pulau-pulau sekitarnya. Jumlah itu mencakup 102 orang yang tiba pada Jumat serta 40 orang dari dua perahu yang dicegat pada Sabtu pagi.

Laporan operasi juga menyebut sembilan imigran tambahan ditemukan di Felanitx pada Jumat malam. Kedatangan berlangsung di sejumlah titik, termasuk Formentera, Ibiza, Cabrera, dan pantai Mallorca.

Hari dan WaktuLokasiJumlahInformasi
Jumat, 02.57Es Copinyar, Formentera30 orangAsal Sub-Sahara Afrika
Jumat, 09.15Sa Caleta, Ibiza15 orangAsal Maghreb
Jumat, sekitar 10.15Es Burri, Cabrera31 orangDitemukan di pantai
Sabtu, 02.55Timur Cabrera23 orangAsal Sub-Sahara Afrika
Sabtu, 09.30Lepas pantai Formentera17 orangAsal Maghreb

Gelombang pertama terdeteksi di Pantai Es Copinyar, Formentera, pada pukul 02.57 Jumat dengan 30 orang asal Sub-Sahara Afrika. Pada pagi hari, 15 orang asal Maghreb ditemukan di Pantai Sa Caleta, Ibiza, disusul 31 orang di Pantai Es Burri, Cabrera.

Pada Jumat sore, dua perahu lain dicegat dengan 15 orang di Formentera dan 11 orang di Pantai Es Carbo, Mallorca. Operasi kemudian berlanjut pada Sabtu dengan pencegatan 23 orang di timur Cabrera serta 17 orang di lepas pantai Formentera.

Penanganan di laut melibatkan Layanan Penyelamatan Laut Provinsi Guardia Civil, Divisi Pajak dan Perbatasan Guardia Civil di Pelabuhan Palma, dan tim Seenotrettung. Operasi yang tersebar di beberapa pulau memperlihatkan tekanan yang dihadapi petugas pesisir dalam waktu singkat.

Kekhawatiran di Jalur Mediterania Barat

Kementerian Dalam Negeri Spanyol mencatat 241 perahu dengan total 4.534 imigran telah mencapai Kepulauan Balearics sejak awal 2026. Angka itu menjadi gambaran besarnya arus penyeberangan yang harus ditangani otoritas kepulauan tersebut.

Alarm Phone juga melaporkan insiden kapal di Mediterania barat yang disebut berangkat dari Boumerdes, Aljazair, dengan membawa 32 penumpang. Organisasi itu menyatakan belum memperoleh informasi mengenai kemungkinan korban selamat.

Dalam unggahan di akun X, Alarm Phone menyampaikan harapan agar informasi lebih lanjut segera diperoleh dan para penumpang berada dalam kondisi aman. Laporan tersebut menambah perhatian terhadap risiko keselamatan pelayaran di jalur Mediterania barat.

Baca Juga