KVC Westerlo gagal membawa pulang kemenangan meski sempat unggul dua gol dalam 13 menit pertama. KRC Genk membalas menjelang jeda dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Cegeka Arena pada Sabtu (15/8/2026) malam.
Keunggulan Westerlo lenyap lewat gol penalti Rafiu Durosinmi pada menit ke-41 serta penyelesaian Bryan Heynen dua menit kemudian. Dua gol tersebut mengubah suasana pertandingan yang sebelumnya berpihak kuat kepada tim tamu.
Dua Menit yang Mengubah Laga
Genk mendapat penalti setelah Noah Sandra melakukan handsball di area terlarang. Durosinmi kemudian mengeksekusi penalti itu dengan baik untuk membuat skor menjadi 1-2.
Tidak lama setelah itu, Genk kembali menyerang dan menemukan ruang di pertahanan Westerlo. Yokoyama mengirim umpan silang mendatar yang disambut Heynen dengan tembakan keras untuk menyamakan kedudukan.
Gol Heynen membuat Genk memasuki jeda dengan posisi yang telah pulih sepenuhnya. Westerlo pun harus menghadapi kenyataan bahwa modal dua gol yang diraih pada awal pertandingan tidak bertahan hingga babak pertama usai.
Awal Laga Berpihak kepada Westerlo
Westerlo membuka keunggulan pada menit keenam melalui Dylan Ourega. Serangan balik tim tamu melibatkan Saito dan Congreve sebelum Ourega menuntaskan kesempatan yang diperoleh.
Selisih gol bertambah pada menit ke-13 akibat gol bunuh diri Matte Smets. Bek Genk itu salah mengantisipasi arah bola dan membuat timnya tertinggal 0-2.
Situasi tersebut sempat memberi Westerlo peluang besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Genk berada dalam tekanan di kandang sendiri setelah kebobolan dua kali pada fase awal.
| Menit | Skor Berubah | Peristiwa |
|---|---|---|
| 6 | Genk 0-1 Westerlo | Gol Dylan Ourega |
| 13 | Genk 0-2 Westerlo | Gol bunuh diri Matte Smets |
| 41 | Genk 1-2 Westerlo | Penalti Rafiu Durosinmi |
| 43 | Genk 2-2 Westerlo | Gol Bryan Heynen |
VAR Menunda Gol Pertama Genk
Upaya Genk untuk memperkecil ketertinggalan sempat menghasilkan gol dari tembakan Bangoura. Namun, gol itu tidak disahkan setelah wasit meninjau tayangan VAR.
Keputusan tersebut membuat Genk harus terus membangun tekanan sebelum akhirnya memperoleh penalti. Keberhasilan Durosinmi dan Heynen memanfaatkan momen akhir babak pertama menjadi penentu perubahan skor.
Hasil ini memberi masing-masing tim satu poin setelah keduanya menelan kekalahan pada laga pembuka musim. Bagi Westerlo, hasil tersebut terasa berat karena mereka pernah berada dua gol di depan sebelum Genk bangkit.






