Besarnya aktivitas industri di Kabupaten Bekasi diharapkan membuka peran yang lebih luas bagi masyarakat setempat, bukan hanya bagi tenaga kerja dari luar daerah. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta anak-anak Bekasi dipersiapkan sebagai tenaga kerja terampil yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri.
Penguatan kemampuan warga lokal dinilai penting agar mereka dapat mengambil bagian lebih besar dalam perkembangan ekonomi daerahnya. Dedi juga mengaitkan peningkatan keterampilan dengan pembentukan kelas menengah baru di tengah masyarakat Bekasi.
“Anak-anak Bekasi harus dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan bagian dari kelas menengah baru, sehingga masyarakat lokal dapat mengambil peran lebih besar dalam perkembangan industri di daerahnya,” ujar Dedi Mulyadi. Pernyataan itu menegaskan bahwa pertumbuhan kawasan industri perlu menghasilkan manfaat yang lebih langsung bagi warga sekitar.
Pengembangan pendidikan vokasi menjadi salah satu jalur yang didorong untuk meningkatkan daya saing generasi muda. Akses pendidikan melalui beasiswa dan penguatan keterampilan dari pendidikan menengah hingga perguruan tinggi juga dipandang perlu diperluas.
Langkah tersebut diharapkan membuat kebutuhan pekerja di sektor industri tidak hanya menjadi peluang bagi pendatang. Masyarakat Kabupaten Bekasi diharapkan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan lapangan kerja yang berkembang.
Industri besar, kebutuhan keterampilan juga besar
Kabupaten Bekasi merupakan salah satu kawasan industri utama di Jawa Barat. Tingkat upah yang relatif tinggi di daerah ini dinilai ikut menggerakkan pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perkembangan industri tersebut menghadirkan kebutuhan akan tenaga kerja dengan kemampuan yang sesuai. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian yang disampaikan Dedi kepada pemerintah daerah.
Pesan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi untuk tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76. Acara tersebut berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Momentum hari jadi daerah dipakai untuk mengingatkan arah pembangunan yang memberi manfaat luas. Penguatan keterampilan warga lokal diposisikan sebagai bagian dari upaya agar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan secara timpang.
Kampung didorong punya kekuatan ekonomi
Selain pendidikan dan keterampilan, Dedi mendorong pengembangan potensi ekonomi di kawasan perkampungan. Setiap kampung diminta membangun karakter dan kekuatan ekonominya sendiri untuk memperkokoh perputaran ekonomi masyarakat.
“Bangun kampung-kampung yang memiliki karakter dan potensi ekonomi sendiri agar perputaran ekonomi masyarakat semakin kuat di Kabupaten Bekasi,” kata Dedi. Pengembangan ekonomi kampung dipandang dapat menjadi pelengkap bagi sektor industri yang telah kuat di wilayah tersebut.
Infrastruktur yang memperkuat konektivitas antarwilayah juga dinilai perlu terus dibangun. Akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan layanan publik diperlukan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta perkembangan wilayah.
Pertumbuhan wajib menjaga ruang hidup
Dedi turut menekankan bahwa percepatan ekonomi tidak boleh berlangsung dengan mengorbankan lingkungan. Ruang terbuka hijau, persawahan, sungai, dan kawasan permukiman perlu tetap dijaga dalam proses pembangunan.
Menurutnya, penataan permukiman, pengelolaan sampah, kebersihan sungai, dan penghijauan harus menjadi perhatian yang konsisten. Area yang masih berfungsi sebagai kawasan pertanian maupun ekologi juga perlu memperoleh perlindungan.
“Namun pertumbuhan industri harus terus diimbangi dengan perhatian terhadap lingkungan, ruang terbuka hijau, persawahan, sungai dan kawasan permukiman agar pembangunan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dedi. Laporan Jurnas juga mencatat dorongan agar pemerintah daerah menjaga keseimbangan antara lingkungan dan kualitas sumber daya manusia.
Arah pembangunan Kabupaten Bekasi kemudian tidak hanya bertumpu pada besarnya investasi atau aktivitas industri. Kualitas tenaga kerja lokal, kekuatan ekonomi kampung, dan perlindungan ruang hidup menjadi unsur yang sama-sama ditekankan.






