Real Valladolid mampu menahan RCD Mallorca tanpa gol selama sekitar satu jam di Stadion Son Moix. Namun, pertahanan rapat itu akhirnya runtuh oleh dua situasi bola mati yang membawa Mallorca menang 2-0.
Tendangan bebas Pablo Torre pada menit ke-62 membuka jalan bagi tuan rumah. Antonio Raíllo lalu mengunci hasil pertandingan melalui sundulan dari sepak pojok pada menit ke-72.
Pertahanan Valladolid Terkikis pada Babak Kedua
Valladolid memasuki pertandingan dengan keterbatasan pilihan pemain karena sejumlah rekrutan baru belum dapat didaftarkan akibat batasan gaji. Pelatih Fran Escribá pun mengandalkan banyak pemain dari tim cadangan dalam laga pembuka musim ini.
Susunan tersebut masih mampu menjaga kedudukan tetap imbang pada fase awal pertandingan. Mallorca lebih dominan, tetapi belum menemukan penyelesaian yang dapat menembus pertahanan tim tamu.
Situasi berubah ketika Adrián Fuentes melakukan aksi yang berujung pelanggaran pemain Valladolid. Pablo Torre mengambil alih eksekusi tendangan bebas dan mencetak gol pembuka pada menit ke-62.
Gol tersebut memaksa Valladolid keluar dari pola bertahan yang sebelumnya cukup efektif. Mallorca kemudian memanfaatkan momentum untuk terus menekan dan mencari gol tambahan.
| Menit | Pencetak Gol | Skema |
|---|---|---|
| 62 | Pablo Torre | Tendangan bebas |
| 72 | Antonio Raíllo | Sepak pojok |
Raíllo Menambah Margin Aman
Raíllo membawa Mallorca unggul dua gol lewat sundulan hasil sepak pojok pada menit ke-72. Selain menjadi pencetak gol, ia juga memimpin pertahanan Mallorca saat Valladolid berusaha merespons ketertinggalan.
Arnau Tenas turut menjaga keunggulan itu dengan beberapa penyelamatan penting. Kiper Mallorca memastikan gawang tuan rumah tetap steril sepanjang pertandingan.
Antoniu Roca dan Fuentes menjadi bagian dari serangan balik yang memberi tekanan kepada Valladolid. Mallorca mampu menjaga penguasaan tempo meski laga tidak langsung menghasilkan gol dari permainan terbuka.
Pelatih Luis García menyebut pengendalian permainan menjadi unsur penting dalam kemenangan tersebut. “Kami menguasai tempo pertandingan sejak awal dan berhasil memanfaatkan peluang melalui bola mati,” kata García seusai laga.
Gol Tambahan Tidak Disahkan
Mallorca sempat merayakan gol ketiga menjelang pertandingan berakhir melalui Adrián Liso. VAR kemudian menganulirnya karena posisi offside.
Keputusan itu tidak mengubah hasil akhir, sebab keunggulan dua gol Mallorca sudah cukup untuk mengamankan tiga poin. Hasil di Son Moix juga menegaskan nilai penting bola mati bagi Mallorca ketika laga berjalan ketat.
Escribá tetap melihat semangat para pemain Valladolid meski timnya gagal membawa pulang poin. “Kami masih dalam proses membangun tim dan menghadapi keterbatasan pemain yang terdaftar. Namun, para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi,” ujar Escribá.
Bagi Mallorca, kemenangan ini memberi fondasi yang baik untuk menjalani musim LaLiga Hypermotion 2026/27. Bagi Valladolid, laga tersebut menyoroti tantangan skuad yang masih harus dihadapi pada awal kompetisi.






