Igor Tolic membutuhkan jawaban cepat dari pertandingan Persib Bandung melawan Bali United. Duel tersebut akan menentukan sejauh mana skuad Maung Bandung siap menghadapi Manila Digger FC pada play-off AFC Champions League Two 2026-2027.
Persib kini memiliki skuad yang hampir lengkap setelah tujuh pemain Timnas Indonesia bergabung dalam pemusatan latihan di Bali. Namun, pelatih hanya mendapat waktu dua hari untuk menyatukan mereka dengan pemain baru dan menyiapkan pertandingan pramusim.
Evaluasi Bukan Sekadar Pemanasan
Laga Dewata Challenge Series akan berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Persib kemudian dijadwalkan menghadapi Manila Digger FC dari Filipina pada Senin, 31 Agustus.
| Pertandingan | Tanggal | Fokus Persib |
|---|---|---|
| Melawan Bali United | 18 Agustus 2026 | Menguji kondisi pemain dan kesesuaian rencana permainan |
| Melawan Manila Digger FC | 31 Agustus 2026 | Menjalani play-off AFC Champions League Two 2026-2027 |
Jeda menuju laga melawan Manila Digger memberi Persib sekitar 15 hari untuk membentuk permainan yang lebih padu. Tolic akan memakai pertandingan di Bali untuk memeriksa komposisi pemain, koneksi antarlini, dan pendekatan yang paling memungkinkan diterapkan.
“Jadi, kami perlu memberikan waktu bermain kepada semua pemain untuk melihat dan menarik kesimpulan mengenai bagaimana kami akan bermain,” ujar Tolic. “Itulah yang akan kami gunakan dalam pertandingan melawan Bali.”
Skuad Bertambah, Tantangan Ikut Membesar
Tujuh pemain Timnas Indonesia yang kembali ke Persib ialah Thom Haye, Eliano Reijnders, Marc Klok, Beckham Putra, Saddil Ramdani, Ragnar Oratmangoen, dan Sandy Walsh. Kehadiran mereka memperluas opsi Tolic, tetapi juga menuntut proses adaptasi yang lebih cepat.
Mereka akan dikombinasikan dengan rekrutan baru seperti Gabriel Mutombo, Luka Menalo, dan Balsa Sekulic. Persib perlu memastikan para pemain memahami karakter satu sama lain dalam waktu yang terbatas.
Tolic memandang menit bermain sebagai cara paling efektif untuk mempercepat proses tersebut. Ia ingin melihat bagaimana pemain yang baru bergabung kembali merespons kebutuhan permainan ketika berada di lapangan bersama rekan-rekannya.
“Kami ingin memberikan mereka menit bermain agar bisa mulai mengenal rekan-rekan setimnya. Kami tidak punya banyak waktu mempersiapkan pertandingan pada 31 Agustus,” tutur Tolic.
Jet Lag dan Pemantauan Kebugaran
Menurut Kompas.com, para pemain yang baru tiba sedikit mengalami jet lag, tetapi secara umum berada dalam kondisi siap bermain. Kondisi ini memberi Tolic peluang untuk melakukan rotasi dan menilai lebih banyak pemain saat menghadapi Bali United.
Situasi berbeda dialami Sandy Walsh yang belum dipastikan tampil pada pertandingan tersebut. Pemain itu mengalami cedera saat memperkuat tim nasional, sementara masalah fisiknya disebut sudah dibawa sejak awal Juli setelah musim Liga Thailand berakhir.
Tolic menyatakan tim tidak ingin terburu-buru mengambil risiko terhadap pemulihan Sandy. Ia berharap bek tersebut dapat kembali mengikuti latihan pada pekan berikutnya.
“Mereka sedikit mengalami jet lag, tetapi semuanya siap bermain. Kondisi mereka bagus, kecuali Sandy Walsh,” kata Tolic. Persib pun akan memaksimalkan pemain yang tersedia untuk mencari bentuk permainan paling siap sebelum memasuki duel melawan Manila Digger FC.
Ujian Awal di Gianyar
Bali United menjadi lawan yang penting karena Persib membutuhkan pertandingan kompetitif untuk membaca kesiapan skuad secara nyata. Hasil evaluasi dari laga itu akan menjadi bahan staf pelatih dalam menyusun rencana menuju play-off Asia.
Dengan waktu persiapan yang pendek, fokus Persib bukan hanya mengejar kemenangan dalam laga pramusim. Tim juga perlu memperoleh kepastian mengenai pemain yang dapat langsung diandalkan ketika menghadapi Manila Digger.






