TLKM Masih Tertekan, Samuel Sekuritas Justru Melihat Ruang ke Rp 3.300

Saham TLKM masih mencatat penurunan 24,7% secara year to date, meski sempat naik 1,1% ke Rp 2.620 pada penutupan perdagangan Jumat sebelumnya. Di tengah tekanan tersebut, Samuel Sekuritas justru menaikkan rekomendasi saham PT Telkom Indonesia Tbk dari hold menjadi buy.

Target harga TLKM turut direvisi naik menjadi Rp 3.300 dari Rp 2.900. Dasar utama perubahan pandangan itu adalah prospek Telkomsel setelah memperoleh alokasi spektrum terbesar dalam lelang 5G.

Target Jangka Panjang Berbeda dengan Pergerakan Harian

Samuel Sekuritas melihat faktor fundamental sektor dan bisnis seluler sebagai dasar penilaian terhadap TLKM. Pendekatan ini berbeda dengan pandangan teknikal yang lebih menyoroti pergerakan harga dalam jangka pendek.

KB Valbury Sekuritas merekomendasikan pembelian TLKM pada kisaran Rp 2.600 hingga Rp 2.620 untuk perdagangan Selasa, 18 Agustus 2026. Target harga hariannya berada di Rp 2.680.

Area Rp 2.680 dipandang sebagai resistance, sedangkan Rp 2.600 menjadi support yang perlu dijaga. Pelaku pasar juga diingatkan untuk memperhatikan batas stop loss di Rp 2.520 bila harga bergerak melewati support tersebut.

Dalam satu pekan terakhir, Investor Daily mencatat saham TLKM melemah 3,3%. Namun, saham ini masih membukukan kenaikan 4,3% dalam satu bulan sebelum perdagangan tersebut.

Valuasi Sektor Menjadi Penopang

Selain memperbarui pandangan terhadap TLKM, Samuel Sekuritas menaikkan rekomendasi sektor telekomunikasi menjadi overweight dari netral. Sektor telekomunikasi seluler Indonesia dinilai memiliki valuasi paling murah di tingkat regional.

Menurut penilaian tersebut, valuasi sektor telekomunikasi Indonesia sekitar 16% lebih rendah daripada sektor telekomunikasi Filipina. Kondisi itu membuka alasan bagi Samuel Sekuritas untuk melihat potensi penguatan pada emiten sektor ini.

EmitenRekomendasiTarget HargaFokus Penilaian
TLKMBuyRp 3.300Alokasi spektrum 5G Telkomsel
EXCLHoldRp 2.700Perbaikan pasca merger
ISATBuyRp 2.500Strategi asset-light

Spektrum Terbesar untuk Telkomsel

Posisi Telkomsel menjadi bagian penting dari prospek TLKM yang dilihat Samuel Sekuritas. Perolehan alokasi spektrum terbesar dalam lelang 5G dinilai mendukung perkembangan bisnis anak usaha tersebut.

Penilaian ini menempatkan spektrum sebagai faktor yang lebih luas daripada sekadar pergerakan saham harian. Samuel Sekuritas memandang potensi Telkomsel sebagai salah satu pendorong alasan rekomendasi buy bagi TLKM.

Penilaian Berbeda untuk EXCL dan ISAT

Untuk EXCL, Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi hold dengan target harga Rp 2.700. Perusahaan masih menghadapi kebutuhan untuk membenahi operasional dan struktur setelah merger.

Sementara itu, ISAT mendapat rekomendasi buy dengan target harga Rp 2.500. Dukungan penilaian berasal dari strategi asset-light dan potensi tambahan kontribusi Rp 1,17 triliun dari penjualan aset jaringan serat optik.

Baca Juga