Sebelum Daftar Poltekpin 2026, Pastikan Tinggi Badan dan 3 Nilai Ini Memenuhi Batas

Calon pendaftar Poltekpin 2026 tidak cukup hanya menyiapkan ijazah dan dokumen identitas. Mereka harus lebih dahulu memastikan nilai Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika masing-masing mencapai minimal 70,00.

Persyaratan fisik juga menjadi batas awal yang tidak dapat diabaikan. Tinggi badan minimal untuk pria adalah 162 cm, sedangkan wanita harus memiliki tinggi minimal 155 cm.

Pendaftaran Dibuka pada Agustus

Pendaftaran mahasiswa baru Politeknik Pengayoman Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 18-30 Agustus 2026. Proses pengajuan dilakukan secara daring melalui SSCASN dengan menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga.

Peserta perlu membuat akun terlebih dahulu, mencetak Kartu Informasi Akun, lalu masuk kembali ke sistem untuk memilih jalur penerimaan dan program studi. Informasi penerimaan tersebut dilansir Kompas.com dari laman resmi.

Pelamar dapat memilih formasi umum, formasi khusus Orang Asli Papua, atau formasi khusus keterwakilan daerah. Formasi OAP mensyaratkan surat keterangan garis keturunan, sedangkan formasi daerah membutuhkan bukti domisili sesuai wilayah yang ditentukan panitia.

Batas Usia dan Kondisi Fisik

Peserta harus merupakan warga negara Indonesia lulusan SMA, MA, SMK, atau MAK tanpa pembatasan jurusan. Usia pelamar pada 18 Agustus 2026 paling rendah 17 tahun dan paling tinggi 21 tahun 0 bulan 0 hari.

Selain tinggi badan, calon mahasiswa wajib berbadan sehat dan tidak memiliki cacat fisik maupun mental. Mereka juga tidak boleh memiliki HIV/AIDS, riwayat konsumsi narkoba, buta warna, atau riwayat patah tulang.

Aspek SeleksiKetentuan
Latar pendidikanLulusan SMA, MA, SMK, atau MAK seluruh jurusan
Usia17-21 tahun pada 18 Agustus 2026
Nilai tiga mata pelajaranMinimal 70,00
Tinggi badanPria 162 cm dan wanita 155 cm
PenglihatanKacamata maksimal minus 1,00

Kacamata diperbolehkan sepanjang toleransi visus mata tidak lebih dari minus 1,00. Ketentuan ini tetap menjadi bagian dari pemeriksaan yang perlu dipahami pelamar sebelum mengajukan pendaftaran.

Pria tidak diperbolehkan memiliki tato, bekas tato, tindik, atau bekas tindik, kecuali karena adat yang dibuktikan surat keterangan. Wanita tidak boleh memiliki tato atau bekas tato dan hanya boleh mempunyai satu tindik atau bekas tindik pada tiap telinga.

Komitmen Selama Pendidikan

Setiap pendaftar harus belum pernah menikah secara negara, agama, ataupun adat dan bersedia tidak menikah selama pendidikan. Peserta wanita belum pernah melahirkan, sedangkan peserta pria belum pernah memiliki anak biologis.

Calon mahasiswa juga wajib bersedia ditempatkan di unit kerja Kementerian Hukum di seluruh wilayah Indonesia. Status terikat dinas atau bekerja pada instansi dan perusahaan lain tidak diperbolehkan.

Pelamar tidak boleh pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap karena tindak pidana. Panitia dapat menggugurkan peserta apabila data atau dokumen yang diserahkan terbukti tidak benar pada kemudian hari.

Berkas yang Harus Dipindai

Dokumen yang perlu disiapkan mencakup pas foto berlatar merah dengan kemeja putih polos berkerah, surat lamaran bermeterai, e-KTP atau surat keterangan perekaman, dan Kartu Keluarga. Ijazah, transkrip atau daftar nilai, serta akta kelahiran atau surat keterangan lahir dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga wajib diunggah.

Berkas pendukung lainnya berupa surat keterangan belum pernah menikah dari lurah atau kepala desa, Surat Pernyataan 6 poin bermeterai, persetujuan orang tua atau wali, serta SKCK dari Polsek atau Polres. Ada pula surat pernyataan orang tua yang diketahui RT dan RW mengenai status belum pernah melahirkan atau belum pernah memiliki anak biologis.

Seluruh unggahan harus menggunakan dokumen asli berwarna dengan hasil pindai yang jelas dan dapat dibuka. Peserta dikenai biaya Seleksi Kompetensi Dasar sebesar Rp100.000 sesuai ketentuan PNBP pada Badan Kepegawaian Negara.

Empat Pilihan di Jurusan Hukum Terapan

Poltekpin membuka empat program studi D-IV dalam Jurusan Hukum Terapan pada penerimaan 2026. Pilihannya adalah D-IV Perancangan Peraturan Perundang-undangan, D-IV Hukum Kekayaan Intelektual, D-IV Administrasi Hukum Umum, dan D-IV Pembangunan Hukum.

Format surat lamaran dan beberapa surat pernyataan dapat diunduh melalui sekdin.kemenkum.go.id. Pelamar diminta terus mengikuti pembaruan melalui laman dan media sosial resmi Kementerian Hukum.

Baca Juga