Insiden tekel gunting pada 2020 kembali menjadi bayang-bayang saat Neymar dan Thiago Mendes bertemu di Liga Brasil. Kedua pemain menunjukkan hubungan yang tetap dingin menjelang pertandingan Vasco da Gama melawan Santos pada Minggu (16/8/2026).
Neymar dan Thiago Mendes tidak saling berjabat tangan ketika menjalani prosedur lempar koin di Estádio São Januário. Sikap itu terlihat ketika keduanya berdiri berdampingan bersama perangkat pertandingan sebagai kapten tim masing-masing.
Cedera Neymar dan Sanksi untuk Thiago Mendes
Ketegangan antara keduanya berawal dalam pertandingan Liga Prancis pada 13 Desember 2020. Thiago Mendes melakukan pelanggaran keras berupa tekel gunting yang membuat Neymar mengalami cedera serius pada pergelangan kaki kiri.
Wasit mengeluarkan kartu merah kepada Thiago Mendes sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut. Federasi Sepak Bola Prancis kemudian menjatuhkan larangan tampil selama tiga pertandingan kepada pemain yang kini membela Vasco itu.
Setelah insiden tersebut, Thiago Mendes menyampaikan permintaan maaf kepada Neymar. Ia mengatakan pelanggaran itu tidak dilakukan dengan maksud mencederai lawannya.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, peristiwa itu tidak hilang dari konteks pertemuan mereka. Ketika Neymar dan Thiago Mendes kembali berhadapan di Brasil, riwayat itu kembali menjadi sorotan.
| Periode | Kejadian | Dampak |
|---|---|---|
| 13 Desember 2020 | Tekel gunting Thiago Mendes di Liga Prancis | Neymar cedera pergelangan kaki kiri dan Thiago Mendes dikartu merah. |
| Pertemuan pertama Santos vs Vasco | Konfrontasi setelah selebrasi Neymar | Kedua pemain menerima kartu kuning. |
| 16 Agustus 2026 | Lempar koin di São Januário | Keduanya tidak saling berjabat tangan. |
Selebrasi di Vila Belmiro Memicu Adu Argumen
Ketegangan itu sempat terlihat kembali dalam pertemuan pertama Santos dan Vasco di Stadion Vila Belmiro. Selebrasi Neymar memicu konfrontasi verbal dengan Thiago Mendes di lapangan.
Situasi tersebut berakhir dengan kartu kuning untuk Neymar dan Thiago Mendes. Perselisihan itu memperlihatkan bahwa hubungan keduanya masih rentan memanas ketika bertemu dalam pertandingan kompetitif.
Neymar melontarkan kritik kepada Thiago Mendes setelah insiden di Vila Belmiro. “Sistemnya selalu sama. Dia selalu ingin mencari masalah, selalu ingin berlagak tangguh, selalu seperti itu. Dengan segala hormat, dia seorang konyol,” kata Neymar.
Neymar juga mengklaim Thiago Mendes sempat mengancam akan kembali mencederainya. Pernyataan itu mengaitkan ketegangan terbaru dengan pelanggaran keras yang pernah terjadi di Liga Prancis.
Di sisi lain, Thiago Mendes memberikan penjelasan yang lebih tenang mengenai perselisihan tersebut. Ia menyatakan hanya meminta Neymar menunjukkan rasa hormat saat melakukan selebrasi gol.
Jabat Tangan yang Tidak Terjadi
Pada laga di Estádio São Januário, Neymar memimpin Santos dan Thiago Mendes menjadi kapten Vasco. Prosedur lempar koin yang biasanya membuka ruang komunikasi singkat justru berlangsung tanpa interaksi langsung di antara keduanya.
Setelah penentuan lapangan dilakukan, Thiago Mendes meninggalkan area tersebut. Pertukaran vandel klub menjadi satu-satunya kontak singkat yang terjadi pada momen pra-pertandingan itu.
Tak adanya jabat tangan tidak mengubah status keduanya sebagai pemain penting bagi klub masing-masing. Namun, gestur tersebut kembali menegaskan bahwa rivalitas personal Neymar dan Thiago Mendes belum sepenuhnya mereda.






