Marco Silva tidak ingin kemenangan Benfica 7-0 atas Casa Pia semata-mata dinilai dari besarnya skor. Pelatih itu lebih menyoroti respons para pemain setelah hasil imbang di Skotlandia serta dorongan kuat suporter di laga tandang.
Benfica menang telak pada pekan kedua Liga Portugal di kandang Casa Pia, Senin, 17 Agustus 2026. Tim tamu mencetak tujuh gol tanpa kebobolan dan mengendalikan pertandingan sejak fase awal.
Respons yang Dianggap Lebih Bernilai daripada Skor
Hasil sebelumnya di Skotlandia membuat laga melawan Casa Pia memiliki arti penting bagi Benfica. Silva menilai para pemain menunjukkan reaksi yang dibutuhkan sebuah tim untuk kembali ke jalur kemenangan.
Ia menekankan bahwa kemenangan pada pertandingan selanjutnya harus menjadi jawaban setelah hasil yang mengecewakan. Bagi Silva, angka tujuh gol bukan inti pesan yang ingin dibawa dari pertandingan tersebut.
“Setelah hasil buruk, reaksinya harus seperti ini. Saya tidak berbicara tentang angka-angka, melainkan tentang datang dan memenangkan pertandingan berikutnya,” ujar Marco Silva.
Benfica menerapkan tekanan intensif sejak awal pertandingan untuk membatasi ruang gerak Casa Pia. Tekanan itu diarahkan ke pertahanan dan lini tengah lawan, sehingga Casa Pia kesulitan mengembangkan permainan.
Efektivitas penyelesaian akhir membuat Benfica mampu memaksimalkan peluang yang tercipta. Kondisi lapangan yang tidak mudah dimainkan tidak menghalangi tim tamu untuk mencetak gol di kedua babak.
Suporter Membawa Nuansa Kandang ke Laga Tandang
Silva menilai dukungan pendukung Benfica memberi pengaruh langsung terhadap keyakinan pemain. Kehadiran mereka membuat atmosfer pertandingan terasa berbeda dibandingkan laga sebelumnya.
Menurutnya, dukungan sejak menit pertama membantu tim tampil seolah bermain di kandang sendiri. Benfica kemudian membuktikan pengaruh tersebut melalui permainan dominan dan tekanan berkelanjutan.
“Kami bermain di luar kandang, tetapi praktis seperti di rumah sendiri, dukungan sejak menit pertama mendorong tim hingga membuat perbedaan,” kata Silva.
Silva menyebut timnya memiliki peluang untuk mencetak gol lebih banyak pada paruh pertama. Meski demikian, penampilan tersebut tetap dianggap sebagai langkah penting dalam membangun serangan yang lebih baik.
Ia memuji kemampuan pemain menjaga intensitas pada dua babak pertandingan. Benfica dinilai mampu bermain sesuai rencana dengan mencetak gol dan menekan lawan di wilayah tengah lapangan.
Nirbobol Menjadi Pesan Penting Silva
Selain produktivitas serangan, catatan nirbobol menjadi perhatian utama Silva. Ia telah mengingatkan pemain mengenai pentingnya ketahanan pertahanan saat jeda pertandingan.
Benfica tidak berhenti menyerang setelah unggul pada babak pertama. Namun, seusai gol ketujuh, tim mulai mengurangi tempo untuk mengontrol laga dan memberi menit bermain bagi sejumlah pemain yang masih berada dalam fase pramusim.
“Kemenangan ini sangat positif, saya sangat senang karena kami tidak kebobolan, bagi saya ini sangat penting dan saya membicarakannya di saat turun minum,” ucap Silva.
Ketegasan Silva juga tampak ketika satu peluang Benfica dianulir karena offside. Ia menjelaskan bahwa reaksinya tidak ditujukan kepada Lukebakio, tetapi terhadap situasi permainan yang dapat menghilangkan peluang menyerang.
Silva menilai fokus harus dijaga agar Benfica tidak kehilangan kesempatan menekan lawan. Ia menyatakan akan menyesuaikan sikap dari bangku cadangan, baik dengan emosi maupun ketenangan, sesuai kebutuhan pertandingan.
Persiapan Menuju Liga Europa
Setelah menundukkan Casa Pia, Benfica akan menghadapi agenda penting pada Kamis untuk mengejar tempat di fase grup Liga Europa. Silva meminta tim berkonsentrasi pada hal-hal yang dapat dikendalikan menjelang pertandingan tersebut.
Rumor bursa transfer musim panas tetap mengiringi perjalanan klub. Silva menyebut Benfica berharap memperkuat beberapa posisi, tetapi urusan perekrutan menjadi kewenangan struktur klub.
Kemenangan besar di Liga Portugal memberikan modal kepercayaan diri sebelum laga Eropa. Namun, Silva menegaskan perhatian tim kini harus beralih penuh kepada tantangan berikutnya.






