Tak Bisa Chat Kontak Baru di WhatsApp? Spam hingga Pesan Massal Bisa Jadi Penyebabnya

Pengguna WhatsApp yang tiba-tiba tidak dapat menghubungi kontak baru mungkin sedang terkena pembatasan sementara. Dalam kondisi ini, akun masih dapat dibuka, tetapi sejumlah fitur komunikasi penting tidak bisa digunakan.

Pembatasan tersebut turut menghalangi pengguna membuat grup dan menambahkan anggota baru ke grup. Akses WhatsApp melalui perangkat yang sebelumnya ditautkan ke akun juga tidak tersedia selama masa pembatasan.

WhatsApp menerapkan pembatasan ketika sistem perlindungannya menemukan pola aktivitas terbaru yang berpotensi melanggar Ketentuan Layanan. Tindakan ini dapat ditandai melalui pemberitahuan “Saat ini akun Anda dibatasi” di aplikasi.

Fitur yang terdampak saat akun dibatasi

Dampak utama pembatasan dirasakan ketika pengguna ingin memulai komunikasi di luar riwayat percakapan yang telah ada. Pengguna tidak dapat mengirim chat pertama kepada orang yang belum pernah diajak berbicara sebelumnya.

Pembuatan grup baru juga tidak dapat dilakukan selama pembatasan masih berjalan. Penambahan orang lain ke dalam grup yang sudah ada ikut diblokir oleh sistem.

Pembatasan perangkat tertaut membuat aktivitas WhatsApp tidak dapat dilanjutkan melalui perangkat lain yang telah disambungkan ke akun. Kondisi ini dapat mengganggu pengguna yang biasanya memakai WhatsApp pada lebih dari satu perangkat.

Aktivitas yang dapat memicu pembatasan

Menurut penjelasan WhatsApp yang dikutip Kompas Tekno, ada tiga pola aktivitas yang menjadi perhatian sistem. Pola tersebut berkaitan dengan spam, otomatisasi pengiriman pesan, serta pengiriman pesan dalam jumlah besar.

Jenis aktivitasPenjelasanRisiko
SpamPesan tidak diinginkan atau mengganggu yang dikirim berulang kepada banyak pengguna.Dapat memicu pembatasan otomatis.
Pesan otomatisPesan dikirim memakai aplikasi atau bot pihak ketiga tanpa interaksi manual.Berpotensi dianggap melanggar ketentuan.
Pesan massalPesan dikirim dalam jumlah besar kepada banyak kontak dalam waktu singkat.Dapat terdeteksi oleh sistem perlindungan.

Spam tidak hanya berkaitan dengan materi pesan yang dikirimkan. Pola pengulangan kepada banyak penerima juga dapat dinilai sebagai aktivitas yang mengganggu dan tidak diinginkan.

Penggunaan bot atau aplikasi pihak ketiga untuk mengirim pesan otomatis turut menjadi perhatian. Aktivitas tersebut berlangsung tanpa interaksi manual pengguna dan berpotensi bertentangan dengan aturan platform.

Pesan massal dalam waktu singkat dapat terlihat sebagai pola penggunaan yang tidak wajar. Sistem perlindungan WhatsApp dapat membatasi akun ketika aktivitas seperti itu terdeteksi.

Cara memeriksa waktu pemulihan akun

Pembatasan akun ini bersifat sementara dan akan berakhir secara otomatis setelah waktu yang ditentukan. WhatsApp tidak mengharuskan pengguna melakukan langkah khusus untuk mencabut pembatasan tersebut.

Pengguna dapat melihat sisa durasinya dengan mengetuk ikon Chat baru di aplikasi. Setelah itu, pilih kontak yang belum pernah diajak berbicara sebelumnya.

Aplikasi akan menampilkan pop-up yang memuat informasi mengenai sisa waktu pembatasan. Informasi ini menunjukkan kapan fitur untuk memulai chat baru dapat kembali digunakan.

Hindari pola yang sama setelah akun kembali normal

Selama fitur masih dibatasi, pengguna disarankan menunggu hingga periode pembatasan berakhir. Mengulang aktivitas yang sama tidak dianjurkan, terutama pengiriman pesan massal kepada banyak kontak.

Pengguna juga sebaiknya tidak memakai aplikasi tidak resmi atau bot untuk mengotomatisasi pesan. Komunikasi manual yang relevan bagi penerima membantu menjaga penggunaan WhatsApp tetap sesuai ketentuan.

Kepatuhan terhadap Ketentuan Layanan penting untuk menghindari pembatasan lanjutan. Risiko yang lebih serius, termasuk pemblokiran permanen, dapat muncul apabila pola penggunaan yang melanggar terus berulang.

Baca Juga