Son dan Bouanga Gagal Menuntaskan Peluang, San Diego Curi Poin Penuh di Akhir Laga

Rangkaian peluang LAFC tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan 0-1 atas San Diego di BMO Stadium. Saat tuan rumah gagal menuntaskan tekanan, San Diego memastikan kemenangan melalui penalti Anders Dreyer pada menit ke-89.

Son Heung-min menjadi pemain LAFC yang paling aktif mengancam pertahanan lawan dengan empat tembakan. Denis Bouanga juga sempat mencetak gol, tetapi gol tersebut dianulir setelah peninjauan VAR.

Pada menit kelima, Son membawa bola melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan. Upaya itu melenceng di sisi kiri gawang San Diego dan belum mengubah kedudukan.

Setelah turun minum, Son kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-49 dan 54. Dua tembakan mendatarnya hanya menyisir luar tiang gawang San Diego.

Kesempatan lain datang pada menit ke-71 ketika Son kembali mengarahkan bola ke area pertahanan lawan. Pemain bertahan San Diego menggagalkan tembakan itu melalui tekel.

VAR Membatalkan Selebrasi LAFC

LAFC sempat mengira telah memecah kebuntuan pada menit ke-21 melalui Bouanga. Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah Video Assistant Referee mengonfirmasi adanya handball.

Skor 0-0 bertahan cukup lama meski LAFC terus memburu gol di hadapan pendukung sendiri. San Diego bertahan dari sejumlah ancaman sebelum situasi pertandingan berbalik pada penghujung laga.

Ryan Porteous melakukan handball di dalam kotak penalti pada menit ke-89. San Diego mendapatkan penalti dan Dreyer sukses mengecoh penjaga gawang Yoris untuk membawa timnya unggul 1-0.

Gol tersebut tidak hanya menentukan pemenang, tetapi juga menghentikan peluang LAFC untuk menambah poin di Wilayah Barat. Tim tuan rumah tetap berada di urutan ketiga dengan total 34 poin.

TimPeringkat Wilayah BaratPoinRekor
LAFC33410 menang, 5 imbang, 6 kalah
San Diego12246 menang, 6 imbang, 7 kalah

LAFC telah mengumpulkan 10 kemenangan, lima hasil imbang, dan enam kekalahan. Sementara itu, San Diego naik ke peringkat ke-12 dengan 24 poin dari enam kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kekalahan.

Pertandingan ini memperlihatkan kontras antara tekanan LAFC dan efektivitas San Diego pada momen penentuan. Satu penalti di menit akhir cukup membuat upaya Son dan rekan-rekannya berakhir tanpa poin.

Baca Juga