Penurunan Rp 36.000 per gram pada Jumat, 14 Agustus 2026, menjadi tekanan harian terbesar bagi emas Antam dalam sepekan. Meski sempat tertekan, harga masih diproyeksikan memiliki ruang penguatan hingga Rp 2,830 juta per gram.
Harga logam mulia tersebut menutup perdagangan Sabtu, 15 Agustus 2026, di Rp 2,675 juta per gram setelah naik Rp 11.000. Posisi itu belum menghapus koreksi Rp 15.000 dibandingkan harga pada awal periode 10 Agustus.
Lonjakan dan Koreksi Terjadi Bergantian
Pergerakan harga selama 10-15 Agustus memperlihatkan kenaikan dan penurunan yang terjadi secara cepat. Harga tertinggi dalam periode itu tercatat pada Selasa, 11 Agustus 2026, yakni Rp 2,710 juta per gram.
Pada hari tersebut, harga naik Rp 20.000 atau sekitar 0,74% dari posisi Senin. Penguatan Rp 20.000 juga muncul pada Kamis, tetapi levelnya berhenti di Rp 2,700 juta per gram.
| Hari/Tanggal | Harga per Gram | Perubahan Harian |
|---|---|---|
| Senin, 10/8/2026 | Rp 2,690 juta | – |
| Selasa, 11/8/2026 | Rp 2,710 juta | Naik Rp 20.000 |
| Rabu, 12/8/2026 | Rp 2,680 juta | Turun Rp 30.000 |
| Kamis, 13/8/2026 | Rp 2,700 juta | Naik Rp 20.000 |
| Jumat, 14/8/2026 | Rp 2,664 juta | Turun Rp 36.000 |
| Sabtu, 15/8/2026 | Rp 2,675 juta | Naik Rp 11.000 |
Setelah kenaikan Kamis, harga justru jatuh ke Rp 2,664 juta per gram pada Jumat. Koreksi tersebut setara sekitar 1,33% dan menjadi penurunan paling dalam sepanjang periode pengamatan.
Pemulihan pada Sabtu membawa harga kembali ke Rp 2,675 juta per gram. Namun, nilainya tetap lebih rendah dibandingkan Rp 2,690 juta per gram pada Senin, 10 Agustus 2026.
Level yang Dipantau pada Senin
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas Antam dapat bergerak dalam dua arah pada perdagangan Senin, 17 Agustus 2026. Bila melemah, harga disebut berpotensi ditransaksikan pada Rp 2,661 juta per gram.
“Kalau seandainya turun, harga logam mulia (emas Antam) pada hari Senin kemungkinan ditransaksikan Rp 2,661 juta per gram,” ujar Ibrahim. Dalam proyeksi mingguan, ia juga membuka kemungkinan harga turun hingga Rp 2,52 juta per gram.
Sebaliknya, skenario positif menempatkan Rp 2,701 juta per gram sebagai target penguatan awal. Apabila kenaikan berlanjut, harga dapat menuju Rp 2,830 juta per gram.
Data harga yang dikutip Beritasatu mencerminkan koreksi sekitar 0,56% sepanjang 10-15 Agustus 2026. Dengan riwayat perubahan harian yang tajam, perdagangan Senin akan menentukan apakah pemulihan Sabtu dapat berlanjut atau kembali tertahan.






