Raspberry Bukan Sekadar Buah Beri, 8 Gram Seratnya Bantu Tahan Lapar saat Diet

Satu cangkir raspberry hanya mengandung 65 kalori, tetapi menyediakan 8 gram serat makanan. Perpaduan itu membuat raspberry menonjol di antara tiga buah yang dapat dipilih untuk membantu menjaga rasa kenyang saat mengatur berat badan.

Rasa kenyang yang bertahan lebih lama dapat membantu mengurangi dorongan untuk makan berlebihan. Buah berserat juga dapat menjadi alternatif camilan di sela waktu makan, selama porsinya tetap diperhatikan.

Penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh pilihan buah. Pola makan bergizi, olahraga rutin, pengaturan porsi, dan tidur berkualitas tetap menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Perbandingan Kandungan dan Porsi

BuahSerat atau keunggulanInformasi porsi
Raspberry8 gram serat makanan1 cangkir mengandung 65 kalori
Delima6 gram serat dari biji1 cangkir biji mengandung sekitar 120 kalori
AlpukatSerat dan lemak tak jenuhSekitar 50–75 gram per hari

1. Raspberry

Raspberry mengandung 15 gram karbohidrat, 5 gram gula, dan 1,5 gram protein dalam satu cangkir. Porsi tersebut juga menyediakan 53 persen nilai harian vitamin C untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.

Buah beri dikenal sebagai kelompok buah padat nutrisi karena menyediakan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Selain raspberry, kelompok ini mencakup stroberi, blueberry, blackberry, dan cranberry.

Ahli gizi dan diet terdaftar Roxana Ehsani menjelaskan bahwa serat merupakan nutrisi penting dalam pola makan untuk menurunkan berat badan. Makanan tinggi serat dicerna lebih lambat sehingga dapat membantu menekan kecenderungan makan berlebihan saat makan utama maupun ngemil.

Struktur raspberry yang terdiri atas banyak biji kecil turut berkaitan dengan kandungan seratnya. Karakter tersebut membuat buah ini menjadi salah satu pilihan paling kuat dari sisi serat makanan di antara buah beri.

2. Delima

Delima dapat dimakan bersama bijinya untuk memperoleh nutrisi yang terkandung di bagian tersebut. Biji delima menyimpan serat yang membuat satu cangkir porsinya menyediakan 6 gram serat makanan.

Asupan makanan berserat tinggi dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sekaligus mendukung kesehatan usus. Dua manfaat itu dapat membantu seseorang mengendalikan asupan makan ketika sedang menjalankan pengaturan berat badan.

Dengan sekitar 120 kalori per cangkir biji, delima tidak termasuk pilihan berkalori paling rendah. Namun, buah ini dapat menggantikan camilan yang tinggi gula atau rendah serat dengan pilihan yang lebih bernutrisi.

Beautynesia juga merangkum pentingnya mengonsumsi biji delima, bukan hanya bagian buahnya. Cara tersebut membantu mendapatkan serat yang tersedia dalam porsi delima secara lebih utuh.

3. Alpukat

Alpukat menawarkan karakter nutrisi yang berbeda dari raspberry dan delima. Buah ini mengandung serat, lemak tak jenuh, potasium, folat, vitamin C, dan vitamin K.

Konsultan nutrisi Lisa R. Young, Ph.D., RDN, menyebut serat dan lemak tak jenuh dalam alpukat dapat membantu menjaga rasa kenyang di antara waktu makan. Kandungan lemaknya yang menyehatkan jantung menjadi pembeda utama dibanding dua buah lainnya.

Sejumlah penelitian yang dikutip Healthline mengaitkan konsumsi alpukat dengan rasa kenyang lebih baik, penurunan berat badan, dan penurunan lemak perut. Temuan tersebut tidak menghilangkan kebutuhan untuk membatasi porsi karena alpukat tetap memiliki kalori yang perlu diperhitungkan.

Porsi sekitar 50–75 gram alpukat per hari disebut sesuai untuk diet. Pengaturan tersebut dapat membantu memperoleh manfaat serat dan lemak tak jenuh tanpa meningkatkan asupan kalori secara berlebihan.

Pemilihan raspberry, delima, atau alpukat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan harian. Ketiganya lebih bermanfaat ketika menjadi bagian dari kebiasaan hidup aktif dan konsumsi makanan yang seimbang.

Baca Juga