Putri Kusuma Wardani hanya memerlukan 31 menit untuk memastikan kemenangan pada laga pembuka Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Ia mengalahkan De Guzman Mikaela Joy asal Filipina dengan skor 21-12 dan 21-6.
Margin kemenangan pada gim kedua menjadi penanda kuatnya kontrol Putri dalam pertandingan tersebut. Wakil Indonesia itu menutup gim terakhir lewat delapan poin beruntun.
Penutup Gim Kedua yang Tegas
De Guzman tidak mampu mengejar laju permainan Putri ketika tekanan meningkat pada gim kedua. Skor 21-6 memastikan Putri tidak kehilangan gim dalam pertandingan babak 64 besar itu.
Kemenangan tersebut berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada Senin (17/8/2026) siang WIB. Putri pun berhak meneruskan perjalanan ke babak kedua turnamen.
| Bagian Pertandingan | Catatan Putri | Dampak |
|---|---|---|
| Gim pertama | Unggul 15-8 setelah lima poin beruntun | Menang 21-12 |
| Gim kedua | Menutup dengan delapan poin beruntun | Menang 21-6 |
Keunggulan Dibangun Sejak Awal
Putri juga lebih dahulu membangun keunggulan pada gim pertama. Lima poin berturut-turut membawanya menjauh hingga 15-8 sebelum gim itu berakhir 21-12.
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan Putri mampu menjaga tekanan dari awal sampai akhir laga. Berdasarkan laporan sport.detik.com, kemenangan atas De Guzman diraih dalam dua gim langsung.
Menanti Pemenang Duel Eropa
Lawan Putri pada babak kedua belum ditetapkan. Ia akan menghadapi pemenang laga antara Yasmine Hamza dari Italia dan Petra Maixnerova dari Republik Ceko.
Putri telah mengamankan langkah berikutnya, sedangkan duel Hamza dan Maixnerova akan menentukan siapa yang menantangnya. Pertandingan itu menjadi informasi penting setelah hasil dominan Putri pada putaran awal.
Agenda Indonesia pada Senin
Masih ada tiga wakil Indonesia lain yang dijadwalkan bermain pada Senin (17/8). Salah satunya adalah Alwi Farhan yang akan bertanding melawan Yoo Tae Bin dari Korea Selatan.
Laga Alwi dijadwalkan berlangsung setelah pertandingan Putri. Dengan demikian, kemenangan Putri menjadi salah satu pembuka agenda wakil Indonesia pada hari tersebut.






