Persib Bandung memprioritaskan penjagaan tenaga pemain selama berada di Bali. Pilihan itu berkaitan langsung dengan dua pertandingan yang akan dijalani dalam Dewata Challenge Series 2026.
Skuad Persib dijadwalkan menghadapi Sabah FC pada 15 Agustus, kemudian Bali United pada 18 Agustus. Kedua laga tersebut membuat program fisik tidak diarahkan pada beban berat yang berisiko mengurangi kesiapan pemain.
Agenda Uji Tanding Mengubah Pengaturan Beban
Pemusatan latihan di Bali bukan semata-mata periode untuk meningkatkan kondisi fisik secara maksimal. Tim pelatih harus menyeimbangkan kebutuhan latihan dengan tuntutan tampil dalam pertandingan.
Persib memulai agenda di Pulau Dewata pada Selasa, 11 Agustus 2026. Program tersebut dijadwalkan berakhir pada 19 Agustus, sehari setelah laga melawan Bali United.
| Tanggal | Tim Lawan | Kompetisi |
|---|---|---|
| 15 Agustus | Sabah FC | Dewata Challenge Series 2026 |
| 18 Agustus | Bali United | Dewata Challenge Series 2026 |
Jadwal itu menjadikan pertandingan sebagai bagian dari proses pembentukan kesiapan musim baru. Karena itu, latihan dirancang untuk memberi dorongan positif tanpa membuat pemain kelelahan.
Fokus pada Gerakan yang Relevan
Staf pelatih menerapkan kombinasi latihan kekuatan tubuh bagian bawah dan pergerakan spesifik sepak bola. Materi tersebut juga diperkenalkan sebagai bagian dari program pemusatan latihan Persib.
Pelatih fisik Karlo Reinholz menyatakan program itu menyasar beberapa kualitas fisik yang dibutuhkan dalam permainan. Ia menegaskan latihan tidak hanya berorientasi pada kekuatan tubuh pemain.
“Kami mengombinasikan antara kekuatan tubuh bagian bawah dan pergerakan spesifik sepakbola. Kami menargetkan beberapa kualitas fisik yang disertai dengan pengenalan program training camp,” kata Karlo Reinholz, dikutip dari laman klub.
Ritme yang Sudah Terbentuk Dijaga
Persib ingin menjaga ritme latihan yang telah dibangun dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan performa dilakukan secara bertahap agar kondisi fisik tetap selaras dengan kebutuhan pertandingan.
Menurut Karlo, pengaturan itu penting untuk mengoptimalkan performa fisik sekaligus menjaga kesiapan tim. Sasaran akhirnya ialah meningkatkan performa sepak bola secara keseluruhan tanpa mengorbankan energi pemain pada dua laga di Bali.
“Fokus utama kami kini adalah untuk meneruskan ritme yang sudah terbentuk di beberapa pekan terakhir, mengoptimalkan performa fisik, menjaga kebutuhan pertandingan dan secara bertahap meningkatkan performa sepakbola secara keseluruhan,” ujar Karlo.
Dengan demikian, Persib akan menggunakan pertandingan melawan Sabah FC dan Bali United untuk mengukur penerapan program di lapangan. Skuad Maung Bandung tetap mendapat latihan fisik, tetapi intensitasnya disesuaikan dengan agenda yang ada.






