Pemulihan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur masih berlangsung bertahap. Dalam kondisi itu, TelkomGroup menyiapkan konektivitas satelit di 17 titik untuk memperkuat akses komunikasi darurat.
Sasaran dukungan mencakup Maumere, Ruteng, dan Larantuka. Kehadiran layanan satelit diharapkan membantu warga memperoleh informasi dan menjaga jalur koordinasi penanganan bencana tetap berjalan.
Jaringan Darat dan Satelit Berjalan Bersamaan
EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto menyebut seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup perlu digunakan secara efektif dalam proses pemulihan. Layanan Telkomsat ditempatkan sebagai bagian dari upaya tersebut.
Satelit tidak disiapkan untuk menggantikan perbaikan jaringan yang telah berjalan. Layanan ini berfungsi melengkapi pemulihan ruas fiber optic, site BTS, dan infrastruktur lain yang terdampak.
Sejumlah infrastruktur disebut telah pulih dan kembali aktif. Namun, proses pengembalian layanan di titik-titik lain masih membutuhkan waktu sehingga tim teknis terus dikerahkan ke wilayah terdampak.
TelkomGroup menyatakan keselamatan kerja tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan pemulihan. Perusahaan berupaya mempercepat konektivitas tanpa mengabaikan kondisi kerja tim di lapangan.
17 Titik untuk Tiga Wilayah
| Wilayah | Cakupan Target | Dukungan |
|---|---|---|
| Maumere | Termasuk 17 titik | Konektivitas satelit |
| Ruteng | Termasuk 17 titik | Konektivitas satelit |
| Larantuka | Termasuk 17 titik | Konektivitas satelit |
Telkomsat belum menyampaikan rincian jumlah titik yang dialokasikan untuk tiap wilayah. Seluruh lokasi tersebut masuk dalam skema dukungan komunikasi pascagempa di tiga daerah itu.
VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono menilai konektivitas sangat dibutuhkan ketika bencana terjadi. Menurutnya, akses komunikasi memiliki peran bagi masyarakat dan pihak-pihak yang menjalankan koordinasi penanganan.
“Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka,” kata Fino dalam keterangan pada Selasa (18/8/2026). Pernyataan itu menunjukkan fokus perusahaan pada kebutuhan akses selama situasi darurat.
Layanan bagi Masyarakat Terdampak
TelkomGroup juga masih menyediakan posko internet gratis di sejumlah titik bagi masyarakat terdampak. Posko tersebut menjadi fasilitas tambahan saat layanan komunikasi di wilayah bencana tengah dipulihkan.
Pelanggan Telkomsel dapat mengaktifkan Paket Darurat melalui kode *888*20#. Layanan ini masih tersedia sebagai dukungan bagi pelanggan dalam situasi terdampak gempa.
Telkomsat menyatakan akan melanjutkan sinergi dengan TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya adalah membantu pemulihan agar akses komunikasi kembali tersedia untuk kebutuhan di lapangan.
Informasi mengenai perkembangan jaringan, kantor layanan, dan layanan pelanggan dapat diperoleh melalui Hotline Tanggap Bencana 0800-111-9000. Masyarakat juga dapat mengikuti pembaruan melalui media sosial resmi Telkom Indonesia.






