Asumsi kurs Rp 17.500 per dolar AS dalam RAPBN 2027 berada di bawah posisi rupiah pada akhir perdagangan pekan lalu. Rupiah ditutup di Rp 17.827 per dolar AS pada Jumat, 14 Agustus 2026, setelah sempat mencapai Rp 17.877 per dolar AS.
Jarak antara penutupan Jumat dan patokan kurs pemerintah mencapai Rp 327 per dolar AS. Perbedaan ini muncul ketika pemerintah bersiap mengumumkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2027.
Kurs Pasar dan Asumsi Pemerintah
Asumsi RAPBN 2027 menetapkan nilai tukar rupiah sebesar Rp 17.500 per dolar AS. Dalam periode perdagangan 10 hingga 14 Agustus, tidak ada posisi penutupan harian rupiah yang mencapai level tersebut.
Posisi penutupan terendah selama periode itu tercatat pada Senin, yakni Rp 17.755 per dolar AS. Sementara posisi penutupan tertinggi terjadi pada Rabu dan bertahan hingga Kamis di Rp 17.877 per dolar AS.
| Perbandingan Kurs | Nilai |
|---|---|
| Asumsi kurs RAPBN 2027 | Rp 17.500 per dolar AS |
| Penutupan Senin, 10 Agustus | Rp 17.755 per dolar AS |
| Penutupan Rabu, 12 Agustus | Rp 17.877 per dolar AS |
| Penutupan Jumat, 14 Agustus | Rp 17.827 per dolar AS |
| Selisih Jumat dengan asumsi RAPBN | Rp 327 per dolar AS |
Pemerintah memasukkan sejumlah indikator lain ke dalam asumsi dasar makro RAPBN 2027. Target pertumbuhan ekonomi ditetapkan 6 persen, sedangkan inflasi diasumsikan berada pada level 2,5 persen.
Asumsi suku bunga SBN tenor 10 tahun dipatok 6,9 persen. Pemerintah juga menetapkan target defisit anggaran Rp 671,2 triliun atau setara 2,4 persen dari PDB.
Tekanan Terjadi pada Pertengahan Pekan
Rupiah memulai pekan dengan penguatan yang membawa penutupan Senin ke Rp 17.755 per dolar AS. Pada hari itu, rupiah menguat 142 poin dari posisi pembukaan yang telah menguat 87 poin ke Rp 17.810 per dolar AS.
Arah pasar berubah pada Selasa ketika rupiah dibuka melemah 41 poin di Rp 17.796 per dolar AS. Pada sore hari, pelemahan bertambah menjadi 106 poin dan kurs berakhir di Rp 17.861 per dolar AS.
| Tanggal | Perubahan Penutupan | Kurs Penutupan |
|---|---|---|
| 10 Agustus | Menguat 142 poin | Rp 17.755 |
| 11 Agustus | Melemah 106 poin | Rp 17.861 |
| 12 Agustus | Melemah 16 poin | Rp 17.877 |
| 13 Agustus | Stagnan | Rp 17.877 |
| 14 Agustus | Menguat 50 poin | Rp 17.827 |
Pada Rabu, rupiah kembali melemah 16 poin hingga mencapai Rp 17.877 per dolar AS. Kurs kemudian stagnan pada level yang sama pada Kamis, meski pembukaan perdagangan tercatat melemah 2 poin ke Rp 17.879 per dolar AS.
Rupiah menguat pada Jumat dari pembukaan di Rp 17.873 per dolar AS menuju Rp 17.827 per dolar AS saat penutupan. Kenaikan 50 poin itu belum cukup menutup pelemahan 72 poin atau 0,40 persen sepanjang pekan.
Pergerakan tersebut berlangsung di tengah perhatian terhadap pengumuman RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto. Data kurs harian dan asumsi anggaran pemerintah dilansir Investor Daily.






