Dua Kali Tertinggal dari MU, Milan Menang 4-2 dalam Laga Mantan Klub Amorim

AC Milan mengakhiri pertandingan uji coba pramusim dengan kemenangan 4-2 atas Manchester United setelah dua kali tertinggal. Laga di Wrocław Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026), itu menjadi pertemuan pertama Ruben Amorim dengan klub yang pernah ia latih setelah bergabung dengan Milan.

Kebangkitan Milan terjadi melalui tiga gol setelah jeda pertandingan. Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek memastikan keunggulan tim Italia itu setelah Manchester United sempat kembali memimpin.

Manchester United memulai pertandingan dengan cepat lewat gol Harry Maguire pada menit kedua. Milan baru mampu menyamakan skor pada menit ke-37 melalui Samuel Chukwueze.

Skor imbang pada paruh pertama tidak bertahan lama setelah pertandingan dilanjutkan. Patrick Dorgu membawa Manchester United kembali unggul, sebelum Milan menghasilkan tiga gol untuk mengubah arah laga.

UrutanPencetak GolTimKeterangan
1Harry MaguireManchester UnitedMenit ke-2
2Samuel ChukwuezeAC MilanMenit ke-37
3Patrick DorguManchester UnitedSetelah jeda
4-6Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, Ruben Loftus-CheekAC MilanBalikkan keadaan

Amorim Menepis Makna Khusus

Latar belakang Amorim membuat pertandingan ini memiliki konteks tersendiri. Namun, pelatih asal Portugal tersebut tidak menganggap kemenangan atas Manchester United sebagai laga yang berbeda dari pertandingan lain.

“Tidak. Bagi saya, itu adalah pertandingan biasa. Sejak bergabung dengan Milan, saya tidak lagi memiliki ikatan emosional khusus terkait Manchester United,” ujar Amorim, dikutip dari Express.

Amorim menangani Manchester United selama periode 2024 hingga 2026 sebelum melanjutkan kariernya di Milan. Menurut laporan Sport.detik.com, ia dipecat pada pertengahan musim sebelumnya setelah rentetan hasil buruk.

Setelah meninggalkan Manchester United, Amorim sempat menganggur selama setengah tahun. Milan kemudian menjadi klub yang memberinya kesempatan untuk kembali bekerja sebagai pelatih.

Kemenangan di Polandia tersebut menambah catatan positif Milan dalam persiapan pramusim. Namun, Amorim tidak mengaitkannya dengan upaya membalas pemecatan dari mantan klubnya.

Menghargai Masa Lalu, Menatap Pekerjaan Baru

Amorim tetap menyatakan penghargaan terhadap periode yang pernah dijalaninya di Old Trafford. Ia mengatakan hubungan emosional terhadap klub itu tidak berubah menjadi perasaan negatif setelah pindah ke Milan.

“Saya bangga pernah berada di Manchester United dan saya masih mencintai klub itu, namun setelah bergabung dengan Milan, saya tidak merasakan hal negatif apa pun karena saya sangat bahagia; saya berada di tempat yang saya inginkan,” kata Amorim.

Pernyataan tersebut memperjelas posisi Amorim menjelang kelanjutan pekerjaannya di Milan. Perhatian utamanya kini adalah membangun tim baru, sementara laga melawan Manchester United dinilainya sebagai bagian biasa dari agenda pramusim.

Milan menunjukkan ketahanan untuk merespons dua kali ketertinggalan dalam pertandingan tersebut. Kemampuan mengubah skor menjadi 4-2 memberi dasar positif bagi Amorim, tanpa mengubah pandangannya terhadap klub yang pernah ia tangani.

Baca Juga