Lima grup di Peradi Semarang Cup 2026 akan menjadi pintu awal bagi 20 tim untuk mengejar tempat di fase gugur. Pembagian peserta mempertemukan tim dari Semarang, sejumlah kota di Jawa Tengah, hingga daerah di luar provinsi.
Format tersebut membuat persaingan terbuka sejak pertandingan penyisihan dimulai pada Sabtu pagi. Setiap grup berisi empat tim dan menjalani sistem setengah kompetisi sebelum tim terbaik melaju ke tahapan berikutnya.
Grup A diisi DPC Peradi Semarang, YLC Semarang, Ikadin Jaksel, dan Polrestabes Semarang. Kehadiran Ikadin Jaksel menjadikan grup ini salah satu arena pertemuan peserta dari dalam dan luar Jawa Tengah.
Di Grup C, AAI Indonesia Bersatu, Asprov BJL Legend, Peradi Salatiga, serta AAI Bandung akan saling berhadapan. AAI Bandung menjadi salah satu tim luar provinsi yang masuk ke daftar peserta turnamen.
Daftar Peserta Fase Penyisihan
Komposisi grup mencakup organisasi advokat, komunitas profesi, aparat, dan tim sepak bola dari beragam kota. Berikut pembagian peserta pada fase awal Peradi Semarang Cup 2026.
| Grup | Tim Peserta |
|---|---|
| A | DPC Peradi Semarang, YLC Semarang, Ikadin Jaksel, Polrestabes Semarang |
| B | James Purba & Partners, Peradi SAI Semarang, RAP Putih, Peradi Grobogan |
| C | AAI Indonesia Bersatu, Asprov BJL Legend, Peradi Salatiga, AAI Bandung |
| D | RAP Biru, PWI Jawa Tengah, Ikadin Karanganyar, Peradi Bojonegoro |
| E | Calciopoli FC Surabaya, Peradi Cikarang, NSW Law Firm, Peradi Solo |
Grup B mempertemukan James Purba & Partners, Peradi SAI Semarang, RAP Putih, dan Peradi Grobogan. Adapun Grup D dihuni RAP Biru, PWI Jawa Tengah, Ikadin Karanganyar, serta Peradi Bojonegoro.
Di Grup E terdapat Calciopoli FC Surabaya, Peradi Cikarang, NSW Law Firm, dan Peradi Solo. Peradi Bojonegoro, Calciopoli FC Surabaya, serta Peradi Cikarang turut menambah daftar peserta yang datang dari luar Jawa Tengah.
Agenda Dua Hari di Stadion Dipenogoro
Turnamen minisoccer ini dijadwalkan berlangsung pada 15-16 Agustus 2026 di Stadion Dipenogoro. Pertandingan akan dimulai dari penyisihan pada Sabtu, kemudian berlanjut ke fase gugur sampai laga final pada Minggu pagi.
Dengan jumlah peserta yang terbagi rata, rangkaian pertandingan diperkirakan berlangsung padat selama dua hari. Hasil pada putaran grup menjadi penentu awal bagi setiap tim dalam menjaga peluang menuju partai puncak.
DPC Perhimpunan Advokat Indonesia Semarang menggelar kompetisi ini sebagai kegiatan olahraga dan silaturahmi. Pertemuan peserta dari latar organisasi serta wilayah berbeda menjadi bagian dari karakter utama turnamen.
Ketua DPC Peradi Semarang Kairul Anwar SH MH mengapresiasi antusiasme tim yang telah mendaftarkan diri. Menurutnya, keikutsertaan tim dari luar Semarang hingga luar Jawa Tengah merupakan perkembangan positif bagi ajang tersebut.
“Kami mengucapkan selamat bertanding kepada kawan-kawan tim peserta. Ada beberapa tim yang berasal dari luar Semarang, malah luar Jawa Tengah, sungguh luar biasa,” ujar Kairul Anwar.
Ia meminta peserta menjaga sportivitas dan kekompakan selama bertanding serta mengucapkan terima kasih kepada sponsor. Penyelenggara juga menugaskan wasit dan perangkat pertandingan dari Asprov PSSI Jawa Tengah untuk mengawal laga sesuai ketentuan.
Lingkar.co memuat bahwa kegiatan ini tidak hanya menempatkan hasil pertandingan sebagai tujuan utama. Peradi Semarang Cup 2026 juga diharapkan memperkuat hubungan antarpeserta dari berbagai organisasi dan daerah.






