LiDAR dan Mesin 1.500 cc di Luxeed R7, Petunjuk SUV Premium Chery untuk Indonesia

Perangkat LiDAR di bagian atas kaca depan menjadi salah satu penanda utama Luxeed R7 yang terlihat di Jakarta. Teknologi pemetaan ini membuka gambaran mengenai arah SUV premium Chery Group yang mengandalkan kecerdasan buatan dan sistem bantuan berkendara.

Unit Luxeed R7 terpantau melintas tanpa kamuflase di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Konfigurasi setir kirinya menunjukkan kendaraan tersebut kemungkinan masih berkaitan dengan tahap uji coba atau pengembangan.

Sensor Laser untuk Membaca Lingkungan

LiDAR bekerja dengan mengirimkan pulsa laser untuk menghitung jarak objek di sekitar kendaraan. Hasilnya digunakan untuk menghasilkan peta tiga dimensi yang presisi.

Pemetaan tersebut menjadi fondasi bagi fitur keselamatan dan bantuan berkendara. Luxeed R7 juga disebut membawa fitur parkir otomatis dalam rangkaian teknologi pintarnya.

Zeng Shuo selaku Presiden Direktur Chery Group Indonesia menjelaskan bahwa Luxeed membawa pendekatan yang lebih maju untuk pemanfaatan AI dan teknologi otonom. Penjelasan itu disampaikan pada rangkaian Chery International Business Summit 2026 di Wuhu, China.

Ia menyebut Luxeed masuk dalam strategi produk global Chery yang menjangkau kelas entry-level sampai premium. Slogan “I drive, you enjoy” digunakan untuk menggambarkan fokus merek tersebut pada pengalaman berkendara berbasis kecerdasan.

Mesin Berperan sebagai Pembangkit Listrik

Luxeed R7 mengusung sistem Extended Range Electric Vehicle atau EREV, bukan sistem yang memakai mesin bensin untuk menggerakkan roda secara langsung. Mesin bensin bertugas sebagai generator yang mengisi daya baterai, sedangkan roda digerakkan motor listrik.

Skema ini membuat motor listrik menjadi pusat penggerak kendaraan. Mesin pembakaran berfungsi mendukung pasokan energi ke baterai saat dibutuhkan.

BagianSpesifikasiFungsi pada EREV
Mesin bensin1.500 cc turboMenghasilkan listrik untuk baterai
Baterai36 kWh CATLMenyimpan energi penggerak
Motor listrikTunggal atau gandaMenggerakkan roda

Kompas Otomotif melaporkan Luxeed R7 menggunakan mesin bensin 1.500 cc turbo dan baterai 36 kWh dari CATL. Model ini memiliki opsi motor listrik tunggal dengan penggerak roda belakang atau dua motor listrik dengan penggerak semua roda.

Opsi penggerak roda belakang dikenal sebagai RWD, sedangkan penggerak semua roda disebut AWD. Belum ada keterangan tentang konfigurasi mana yang akan dipertimbangkan untuk pasar Indonesia.

Peluang Masuk Kelas SUV Premium

Luxeed R7 pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebelum mendapat penyegaran pada tahun berikutnya. Kehadiran unitnya di jalan umum Jakarta memperkuat indikasi bahwa Chery sedang melihat peluang di pasar SUV elektrifikasi premium.

Chery Group Indonesia memiliki portofolio merek dari segmen entry-level hingga premium. Selain Luxeed, perusahaan juga menyebut Exeed sebagai bagian dari jajaran merek globalnya.

Meski unitnya telah terlihat di ibu kota, peluncuran Luxeed R7 belum dikonfirmasi. Spesifikasi lokal, waktu pemasaran, dan detail model yang mungkin dibawa ke Indonesia masih menunggu pengumuman resmi.

Baca Juga