Inter Milan tidak harus mengorbankan seluruh kuota pemain non-Uni Eropa untuk mendatangkan pemain dari Inggris. Aturan FIGC memungkinkan I Nerazzurri memakai satu kuota khusus bagi pemain Inggris, lalu memanfaatkan dua slot reguler yang masih tersedia.
Ruang tambahan itu relevan dalam skenario kedatangan John Stones, Djed Spence, dan Curtis Jones. Ketiganya dapat didaftarkan secara bersamaan, tetapi mekanisme yang digunakan tidak sama.
Stones Menjadi Kunci Ruang Tambahan
John Stones direkrut Inter dengan status bebas transfer dan dapat masuk melalui jalur khusus pemain Inggris. Pendaftaran bek tersebut tidak akan mengurangi jatah pemain non-Uni Eropa reguler klub.
Keberadaan Stones dalam kuota pengecualian membuat Inter tetap menyimpan dua ruang untuk perekrutan lainnya. Situasi itu membuka peluang bagi Spence dan Jones untuk masuk lewat mekanisme reguler.
Kebijakan khusus ini berlaku dalam pembaruan regulasi pendaftaran pemain asing Serie A mulai musim 2024/2025. FIGC memberi hak kepada setiap klub untuk mendaftarkan satu pemain Inggris di luar kuota non-Uni Eropa biasa.
Aturan tersebut menjadi respons administratif terhadap status pemain Britania Raya setelah Brexit. Bagi klub Serie A, ketentuan itu memberikan pilihan yang lebih luas ketika menyusun daftar pemain asing.
| Pemain | Status atau klub asal | Kuota yang digunakan |
|---|---|---|
| John Stones | Bebas transfer | Kuota khusus pemain Inggris |
| Djed Spence | Tottenham | Non-Uni Eropa reguler |
| Curtis Jones | Potensi pindah dari Liverpool | Non-Uni Eropa reguler |
Spence dan Jones Mengisi Slot Reguler
Djed Spence dari Tottenham dan Curtis Jones dari Liverpool tidak memakai pengecualian yang sama seperti Stones. Keduanya masuk dalam perhitungan dua slot pemain non-Uni Eropa reguler Inter Milan.
Penggunaan dua slot itu disertai syarat tambahan dari FIGC. Salah satu pemain baru harus mempunyai rekam jejak panggilan ke tim nasional senior Inggris.
Syarat tersebut disebut dapat dipenuhi oleh Spence maupun Jones yang terkait dengan skuad The Three Lions. Jones memiliki catatan internasional yang lebih terperinci dengan enam penampilan resmi dan satu gol bersama Inggris.
Rekam jejak Jones memberi dasar administratif yang penting apabila Inter memilih menggunakan slot reguler untuknya. Dalam regulasi ini, pengalaman di level tim nasional senior memiliki fungsi langsung bagi proses pendaftaran.
Dampak pada Strategi Skuad
Kombinasi tiga nama itu menggambarkan dampak langsung aturan FIGC terhadap strategi transfer. Inter dapat membawa Stones melalui fasilitas khusus tanpa menutup jalan bagi dua pemain Inggris lain.
Skema ini juga menunjukkan bahwa kewarganegaraan dan riwayat internasional dapat memengaruhi nilai administratif seorang pemain di Italia. Pertimbangan tersebut berjalan berdampingan dengan kebutuhan teknis klub di lapangan.
Apabila semua persyaratan dipenuhi, Inter dapat meresmikan Stones, Spence, dan Jones tanpa melanggar pembatasan pemain non-Uni Eropa. Ketentuan FIGC kemudian menjadi bagian penting dari perencanaan transfer klub pada musim panas.






