Sejumlah video kontroversial Jiang Xiaorou kembali tersebar setelah influencer paranormal China itu meninggal dunia pada usia 24 tahun. Jiang wafat pada 10 Agustus setelah menjalani perawatan sekitar satu bulan akibat luka berat dalam kecelakaan mobil.
Perbincangan publik terutama mengarah pada unggahan yang memperlihatkan sikapnya terhadap takhayul dan kepercayaan tradisional. Keluarga Jiang meminta masyarakat tidak menarik kesimpulan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Unggahan yang memicu perdebatan
Salah satu video yang kembali dibicarakan menunjukkan Jiang membakar dupa sambil menantang gagasan tentang karma. Dalam unggahan tersebut, ia mengatakan akan “mengalami kecelakaan mobil besok”.
Video lain yang diunggah pada Agustus 2025 memperlihatkan Jiang menghancurkan patung Guanyin. Guanyin dikenal sebagai dewi welas asih dan kasih sayang dalam agama Buddha.
Jiang menyebut tindakannya sebagai bagian dari sikap anti-takhayul yang ia bawa dalam konten. Ia mengatakan, “Mari kita lihat berapa lama saya bisa hidup,” dalam video yang kemudian memicu kecaman.
Unggahan tentang patung Guanyin itu akhirnya ditarik setelah dinilai tidak menghormati agama. Meski begitu, sebagian pengikut tetap memberi dukungan terhadap keberaniannya dalam menolak keyakinan yang dianggapnya sebagai takhayul.
Video terakhirnya, yang diunggah pada 9 Juli, juga kembali mendapat perhatian setelah kematiannya. Sing Tao Headline menyebut video itu memperlihatkan Jiang menelepon nomor yang disebut-sebut milik seseorang yang meninggal dalam kecelakaan mobil.
Perjalanan konten di Douyin
Jiang Xiaorou dikenal luas melalui video eksplorasi bangunan kosong dan reruntuhan pada malam hari. Ia juga mengunjungi lokasi yang disebut memiliki aktivitas gaib serta menguji kepercayaan masyarakat tentang hal-hal paranormal.
Dalam beberapa unggahan, Jiang tampak menempelkan informasi kelahirannya di pohon dan bermalam di bangunan terbengkalai. Ciri tersebut membuat konten paranormal miliknya mudah dikenali oleh penonton.
Jiang memiliki lebih dari 1,5 juta pengikut di Douyin, platform media sosial China yang setara dengan TikTok. Jangkauan akun itu turut membuat rekaman-rekaman lamanya kembali menyebar setelah kabar kematiannya.
Kronologi kecelakaan dan perawatan
Jiang mengalami kecelakaan pada 15 Juli sekitar pukul 07.00 saat menumpang kendaraan layanan berbagi tumpangan dari Guangxi menuju Guangzhou. Ia dibawa ke Rumah Sakit Memorial Sun Yat-Sen untuk menjalani perawatan medis intensif.
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 9 Juli | Jiang mengunggah video terakhir. |
| 15 Juli, pukul 07.00 | Kecelakaan terjadi dalam perjalanan Guangxi menuju Guangzhou. |
| 10 Agustus | Jiang meninggal setelah menjalani perawatan intensif. |
Ia dilaporkan mengalami cedera otak traumatis parah dan syok hemoragik. Kondisi itu membuatnya dirawat di ICU selama sekitar satu bulan sebelum meninggal dunia.
Ibunya sempat mengajukan permintaan donasi melalui internet selama Jiang berada di ICU. Keluarga disebut kesulitan menghadapi biaya pengobatan yang terus meningkat.
Kompas.com melaporkan tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan maupun kondisi penumpang lain. Informasi yang tersedia hanya menyebut Jiang menggunakan layanan transportasi bersama saat insiden berlangsung.
Keluarga dan teman Jiang meminta publik menghormati fakta serta tidak menyebarkan konten yang menyangkut privasi. Permintaan itu disampaikan agar kematian Jiang tidak berkembang menjadi narasi yang tidak didukung keterangan resmi.






