Jordi Cruijff menghadapi pekerjaan besar setelah Ajax Amsterdam menjual Mika Godts ke Paris Saint-Germain seharga 55 juta euro. Hasil penjualan itu membuka modal untuk membenahi empat lini, tetapi waktu bursa transfer tinggal sekitar dua pekan.
Ajax memprioritaskan tambahan pada sayap kanan, sayap kiri, bek tengah, dan gelandang bertahan. Kebutuhan yang tersebar di beberapa sektor membuat klub harus berhitung cermat dalam menggunakan dana tersebut.
Belanja tidak hanya untuk mengganti Godts
Kepergian Godts memang meninggalkan kekosongan pada barisan penyerang sayap. Namun, agenda Ajax juga mencakup perlindungan lini belakang dan penguatan pemain di jantung pertahanan.
Posisi winger kanan telah masuk daftar kebutuhan meski kandidatnya belum disebut. Di sisi kiri, Noa Lang dari Napoli menjadi nama yang muncul sebagai target utama.
Napoli diperkirakan meminta biaya sekitar 15 juta sampai 20 juta euro untuk Lang. Nominal tersebut menjadi salah satu pertimbangan Ajax karena klub juga dikaitkan dengan target mahal di area lain.
| Area yang Dibidik | Nama yang Muncul | Perkiraan Nilai |
|---|---|---|
| Sayap kanan | Prioritas tanpa kandidat | Belum disebut |
| Sayap kiri | Noa Lang | 15-20 juta euro |
| Bek tengah | Lutsharel Geertruida | Minimal 18 juta euro |
| Gelandang bertahan | Darko Nejasmic | 6,5 juta euro plus bonus dirumorkan |
Geertruida dan Nejasmic dalam radar
Ajax juga mengarahkan perhatian kepada Lutsharel Geertruida untuk memperkuat posisi bek tengah. Pemain RB Leipzig itu pernah membela Feyenoord dan diperkirakan memiliki nilai transfer minimal 18 juta euro.
Pencarian pemain bertahan tidak berhenti pada bek tengah. Darko Nejasmic turut dikaitkan sebagai opsi bagi posisi gelandang bertahan.
Rumor pasar menyebut Ajax mengajukan tawaran 6,5 juta euro ditambah bonus untuk Nejasmic. Namun, NEC menyatakan tidak ada proposal dari Ajax yang masuk.
Jurnalis Voetbal International, Sander Janssen, mengutip bantahan dari NEC terkait isu tersebut. “NEC membantah bahwa ada tawaran dari Ajax yang masuk untuk Darko Nejasmic. Lanjut ke agenda berikutnya,” kata Janssen.
Alasan Ajax melepas pemain mudanya
Ajax pada mulanya ingin mempertahankan Godts paling tidak selama satu musim lagi. Penampilan pemain muda Belgia itu kemudian menarik perhatian PSG, yang memberi peluang untuk tampil di level lebih tinggi.
Cruijff mengakui Ajax akan merasakan kehilangan atas kepergian sang winger. “Mika adalah pemain yang sangat bagus dengan kualitas yang sangat spesifik. Oleh karena itu, kami akan sangat merindukannya,” ujar Cruijff.
Direktur Teknik Ajax itu menilai PSG merupakan klub top internasional bagi kelanjutan karier Godts. PSG disebut telah memenangi Liga Champions dalam dua tahun terakhir dan menjadi juara bertahan Liga Prancis.
Godts dinilai layak mendapat kesempatan tersebut berkat permainan, gol, dan assist yang ia berikan untuk Ajax. Setelah transaksi senilai 55 juta euro itu, tantangan Cruijff adalah memastikan uang penjualan mampu menjawab kebutuhan skuat sebelum bursa berakhir.






