iQOO X memadukan layar 7 inci beresolusi 2K+ dengan refresh rate 240Hz dan dua kamera beresolusi 200MP. Kombinasi itu diperkenalkan sebagai gambaran ponsel masa depan, bukan perangkat yang sudah siap masuk ke pasar.
Konsep ini menarik perhatian karena iQOO tidak hanya menonjolkan layar dan kamera, tetapi juga mencantumkan baterai all-solid-state 15.000 mAh. Tidak ada ponsel komersial yang dijual luas dengan baterai solid-state sebesar itu saat ini.
Panel besar dengan input sangat responsif
Bagian depan iQOO X memakai panel true full-screen LTPO 6.0 berukuran 7 inci. Panel tersebut membawa resolusi 2K+, refresh rate hingga 240Hz, serta touch sampling rate 4.800Hz.
Angka touch sampling rate itu ditujukan untuk mempercepat respons input pada layar. iQOO juga mencantumkan AI dynamic partition refresh, yang memungkinkan pembaruan dilakukan secara independen pada area layar yang berbeda.
Sensor sidik jari ultrasonik pada perangkat ini disebut mencakup setengah area layar. iQOO belum menjelaskan lebih jauh mekanisme penggunaan atau implementasi teknis sensor tersebut.
| Bagian | Rincian iQOO X |
|---|---|
| Layar | 7 inci true full-screen LTPO 6.0 |
| Resolusi | 2K+ |
| Refresh rate | Hingga 240Hz |
| Respons sentuhan | Touch sampling rate 4.800Hz |
Kamera mengandalkan resolusi tinggi
Untuk fotografi, iQOO X menggunakan sensor Sony 200MP pada kamera utama. Kamera periskop telefoto juga memakai sensor Samsung 200MP, sementara kamera ultra-wide menggunakan sensor Samsung 50MP.
Spesifikasi penting lain, termasuk ukuran sensor dan kemampuan zoom, belum tersedia. Hasil foto perangkat ini juga belum dapat dinilai hanya dari daftar resolusi kamera.
Baterai dan chipset menegaskan status konsep
Baterai “Blue Ice Battery” berkapasitas 15.000 mAh menjadi fondasi utama konsep iQOO X. iQOO menyebutnya sebagai baterai all-solid-state yang dirancang untuk menunjukkan visi teknologi perusahaan pada masa mendatang.
Perangkat ini juga disebut menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen10 Pro bersama chip e-sports QX buatan iQOO. Nama Snapdragon tersebut berada jauh di depan platform flagship Qualcomm yang disebut sedang dipersiapkan, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.
Karena jarak generasi tersebut, spesifikasi prosesor iQOO X lebih tepat dipahami sebagai pernyataan ambisi. Fungsi teknis chip QX pun belum dirinci, walau keberadaannya konsisten dengan fokus iQOO terhadap pengalaman bermain gim.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen10 Pro |
| Chip pendukung | Chip e-sports QX |
| Baterai | All-solid-state 15.000 mAh “Blue Ice Battery” |
| Kamera | Sony 200MP, Samsung 200MP, Samsung 50MP |
Harga ditampilkan meski belum menjadi produk jual
iQOO turut memperlihatkan empat opsi konfigurasi memori dan harga untuk konsep ini. Varian awal membawa RAM 12GB dengan penyimpanan 512GB, sedangkan versi tertinggi menyediakan RAM 24GB dan penyimpanan 1TB.
| Varian memori | Harga |
|---|---|
| 12GB + 512GB | ¥6.999 |
| 16GB + 512GB | ¥7.399 |
| 16GB + 1TB | ¥7.799 |
| 24GB + 1TB | ¥8.599 |
Menurut Gizmochina, iQOO pernah memperlihatkan perangkat ini secara internal bersama sejumlah prototipe fisik. iQOO X hadir dalam warna Black dan White, tetapi belum ada informasi mengenai jadwal peluncuran, ketersediaan komersial, atau pasar penjualannya.






