Samsung dan Motorola Kian Dominan Saat HP Murah Menghilang dari Pasar AS

Samsung dan Motorola semakin menguasai pasar smartphone prabayar Amerika Serikat ketika pilihan HP murah dari merek lain menyusut. Samsung kini memegang pangsa 47%, sedangkan Motorola mencapai 32% di kanal tersebut.

Penguatan dua merek itu terjadi saat penjualan smartphone prabayar secara keseluruhan justru turun 11% secara tahunan. Operator makin mengandalkan perangkat dari lini Samsung Galaxy A dan Moto G sebagai alternatif murah yang masih tersedia.

MerekPangsa prabayar ASPerubahan pangsa
Samsung47%Naik 9 poin persentase
Motorola32%Naik 4 poin persentase

Kenaikan pangsa Samsung mencapai 9 poin persentase, sementara Motorola bertambah 4 poin persentase. Perubahan ini memperlihatkan bahwa penjualan yang tersisa semakin terkonsentrasi pada dua pemain besar tersebut.

Bagi konsumen dengan anggaran terbatas, konsentrasi itu berpotensi mengurangi keragaman pilihan perangkat. Model termurah makin sulit dipertahankan karena biaya memori dan penyimpanan mengambil porsi lebih besar dalam biaya produksi.

Segmen di bawah US$100 terpukul paling keras

Data Counterpoint Research mencatat penjualan ponsel di bawah US$100 di AS anjlok 64% secara tahunan pada kuartal kedua 2026. Jumlah perangkat yang terjual tinggal sekitar sepertiga dibandingkan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya.

Penurunan pada segmen termurah itu jauh melampaui pelemahan pasar smartphone AS secara keseluruhan. Total penjualan smartphone hanya turun 5% pada periode yang sama.

Segmen pasarPerubahan tahunanKeterangan
Ponsel di bawah US$100Turun 64%Kuartal kedua 2026
Seluruh smartphone ASTurun 5%Kuartal kedua 2026
Apple, Samsung, Motorola, dan GoogleTurun sekitar 4%Penjualan gabungan
Merek di luar empat besarTurun 45%Pemain kecil dan niche

Gabungan penjualan Apple, Samsung, Motorola, dan Google melemah sekitar 4%. Merek di luar empat besar justru mengalami penurunan 45%, menegaskan bahwa tekanan pasar lebih berat bagi pemain kecil.

Perusahaan kecil dan merek niche lebih rentan karena banyak mengandalkan produk berharga rendah. Ketika biaya komponen meningkat, ruang untuk menyerap kenaikan biaya menjadi semakin sempit akibat marjin yang terbatas.

Produsen menghadapi pilihan sulit

Kenaikan biaya chip memori dan penyimpanan mengubah perhitungan produsen dalam menjual HP murah. Mereka dapat menaikkan harga ritel atau menghentikan pengiriman model paling terjangkau.

Gizmochina menyebut tekanan tersebut tidak terbatas pada satu merek tertentu. Merek dengan ketergantungan tinggi pada perangkat murah menghadapi risiko lebih besar saat biaya komponen terus membebani produksi.

HMD telah mengurangi kehadiran atau keluar dari pasar AS pada tahun sebelumnya. Perusahaan itu sebelumnya juga menghadapi pelemahan kanal prabayar serta ketidakpastian tarif.

Penyempitan pilihan di pasar prabayar dapat dirasakan langsung oleh pembeli yang membutuhkan perangkat dengan harga serendah mungkin. Jika biaya memori dan penyimpanan tetap tinggi, HP murah di AS berpotensi semakin sedikit dan tidak lagi semurah sebelumnya.

Baca Juga