Tim renang Indonesia tidak akan tinggal di desa atlet terpusat saat berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Para atlet akan menempati hotel di Tokyo yang ditetapkan panitia sebagai kawasan akomodasi untuk cabang renang.
Pengaturan tersebut menjadi perhatian karena pertandingan renang digelar jauh dari Nagoya. Tokyo Aquatics Centre akan menjadi arena perlombaan pada 20-25 September 2026.
Wakil Chef de Mission Tim Indonesia Harry Warganegara menyatakan pola akomodasi tersebar bukan hanya berlaku bagi perenang. Sejumlah atlet Asian Games juga akan ditempatkan di kapal, Villa Garden, dan hotel-hotel yang telah disiapkan panitia.
Menurut Harry, jarak antarlokasi di Jepang menjadi pertimbangan utama dalam sistem tersebut. Hotel bagi tim renang akan menjalankan fungsi seperti Athletes’ Village untuk memenuhi kebutuhan atlet selama kompetisi.
Peran Tim CdM
Tim Chef de Mission memusatkan perhatian pada kelancaran kebutuhan nonteknis para perenang. Dukungan itu meliputi keberangkatan, penginapan, latihan, hingga kebutuhan ketika atlet bertanding.
Harry menegaskan bahwa pengelolaan teknis tetap berada di tangan PB Akuatik Indonesia dan jajaran pelatih. NOC Indonesia melalui tim CdM bertugas menciptakan kondisi yang lebih nyaman agar atlet dapat fokus di arena.
“Dari NOC Indonesia dan tim CdM, kita siap mendukung bagaimana urusan kenyamanan mereka berangkat, mereka tinggal, mereka berlatih, dan mereka bertanding,” ujar Harry di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, 11 Agustus 2026.
Panitia dan tim Indonesia disebut telah menyiapkan kebutuhan logistik terkait pola penginapan tersebut. Karena itu, perubahan dari konsep desa atlet terpusat tidak dipandang sebagai kendala besar bagi skuad renang.
Target Perbaikan Catatan Waktu
Indonesia telah memilih 14 perenang untuk tampil di Asian Games 2026. Komposisi tim mencakup sembilan atlet putra dan lima atlet putri, dengan 10 nama berstatus debutan di ajang ini.
PB Akuatik Indonesia mengarahkan perhatian atlet pada perbaikan waktu dan pemecahan rekor nasional. Pendekatan itu dipilih agar target medali tidak menjadi tekanan langsung bagi para perenang.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia Harlin Rahardjo menyebut program latihan telah mencapai tahap akhir. Persiapan berjalan dengan dukungan fasilitas Gelora Bung Karno dan rangkaian uji coba yang sudah dilalui.
“Target kita ke mereka, harus lebih baik dari waktu sebelumnya, yaitu memecahkan rekor nasional. Dengan itu, mudah-mudahan kita bisa mendapatkan medali. Jadi kita tidak membebani mereka,” kata Harlin.
| Ajang | Perolehan Medali Indonesia | Catatan Tambahan |
|---|---|---|
| SEA Games 2025 Bangkok | 3 emas, 3 perak, 5 perunggu | 4 rekor nasional |
| Islamic Solidarity Games | 1 emas, 5 perak, 6 perunggu | Tidak disebutkan |
Modal regenerasi itu hadir setelah capaian tim pada SEA Games 2025 Bangkok dan Islamic Solidarity Games. Wakil CdM Harry Warganegara berharap tidak ada yang mustahil di Asian Games, dengan medali dan pecahnya rekor atlet sebagai sasaran.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Kelancaran mobilitas dari hotel menuju arena menjadi bagian penting dari persiapan tim untuk mengejar hasil terbaik.






