Kamera 200MP Bisa Bergerak Sendiri, Honor Robot Phone Membayar dengan Bobot 248 Gram

Kamera utama 200MP pada Honor Robot Phone tidak sekadar dipasang di modul belakang. Kamera tersebut berada pada gimbal mekanis berbentuk lengan robot yang dapat bergerak sendiri untuk menjaga rekaman, mencari sudut pengambilan gambar, dan membantu swafoto.

Inovasi itu membuat Honor mengambil kompromi yang langsung terasa saat perangkat dipegang. Bobotnya mencapai 248 gram dalam bodi dengan layar 6,3 inci, angka yang tinggi untuk ukuran ponsel ringkas.

Bukan ponsel biasa untuk pasar massal

Honor akan memproduksi Robot Phone dalam jumlah terbatas di China dan menargetkannya kepada penggemar teknologi. Varian dasar dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB dibanderol CNY 9.999.

Posisi tersebut membuat Robot Phone lebih tepat dibaca sebagai etalase teknologi dibanding produk massal. Honor memanfaatkannya untuk memperlihatkan bentuk baru interaksi kamera ketika perubahan desain smartphone semakin jarang terjadi.

Perangkat ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, dengan konfigurasi yang dapat mencapai RAM 16GB dan penyimpanan 1TB. Layarnya menggunakan panel LTPO OLED 6,3 inci yang sangat terang serta memiliki lapisan anti-reflektif.

Untuk daya, Honor membekali ponsel ini dengan baterai 7.060 mAh. Dukungan pengisian mencakup pengisian kabel 120W dan pengisian nirkabel 90W.

Gimbal kecil untuk pengambilan gambar dinamis

Komponen gimbalnya memiliki bobot 2,6 gram dan ketebalan 6 mm. Honor menyatakan ukurannya sekitar 65% lebih kecil daripada seri DJI Osmo Pocket.

Gimbal membawa kamera utama 200MP dengan sensor 1/1,28 inci dan bukaan f/1.6. Menurut GSMArena, stabilisasinya sangat kuat untuk rekaman ketika pengguna berjalan atau berlari.

Lengan kamera bisa berputar tanpa mengharuskan bodi ponsel ikut bergerak. Dengan cara ini, pengguna dapat mencoba komposisi yang lebih rumit dan memanfaatkan kamera utama untuk memotret diri sendiri.

KameraSensorKemampuan
Gimbal utama200MP, 1/1,28 incif/1.6 dan stabilisasi mekanis
Telefoto200MP, 1/1,4 inciZoom optik 2,7x
Ultrawide50MPKemampuan setara makro

ARRI dan fungsi robotik

Honor menggandeng ARRI untuk memperkuat sisi video pada Robot Phone. Kerja sama ini mencakup perekaman Log-C3, pengaturan warna LUT, dan mode sinema yang dirancang untuk mendekati karakter video kamera ARRI.

Profil warna ARRI juga akan dipakai sebagai pengujian Honor dalam skala luas di lingkungan terbuka sebelum diterapkan pada seri Magic9. Peran tersebut menunjukkan bahwa Robot Phone menjadi ruang pengembangan bagi teknologi kamera Honor berikutnya.

Gimbal tidak hanya digunakan untuk merekam video. Saat dipadukan dengan asisten YoYo AI, mekanisme itu dapat menari, berbicara, dan menghadirkan ekspresi melalui layar untuk membuat interaksi terasa lebih hidup.

Mode panorama otomatis 180 derajat menjadi fungsi kreatif lainnya. Sistem dapat melacak manusia dan menjaga subjek di tengah bingkai, meski pelacakan dilaporkan dapat kehilangan subjek ketika berada di kerumunan.

Risiko dari desain yang rumit

Honor memakai lebih dari 100 komponen khusus dan menjalani 60 proses manufaktur untuk membangun sistem gimbal ini. Kerumitan tersebut menjadi alasan di balik ukuran mekanisme dan bobot perangkat yang lebih tinggi.

Desain mekanis itu juga masih menyisakan kendala penggunaan. Kaca penutup gimbal dilaporkan mudah bergerak saat ponsel dipakai, yang dapat membuat gimbal gagal kembali ke posisi semula sampai pengguna menerima peringatan di layar.

Baca Juga