Chelsea, Liverpool, dan Man City Memulai Ulang di Musim Rekor Premier League

Chelsea, Liverpool, dan Manchester City sama-sama memasuki Premier League 2026/27 dengan manajer baru. Pergantian di tiga klub tersebut menjadi bagian dari perubahan yang melibatkan sembilan tim, rekor baru dalam sejarah kompetisi.

Xabi Alonso mengambil alih Chelsea, Andoni Iraola ditunjuk Liverpool, dan Enzo Maresca memimpin Manchester City. Ketiga penunjukan itu menandai awal proyek baru di klub-klub yang memiliki ambisi besar di liga.

Wajah Baru di Klub-Klub Besar

Di Chelsea, Alonso menempati peran yang pada musim 2016/17 dipegang Antonio Conte. Pada musim tersebut, Conte mampu membawa Chelsea menjuarai liga pada tahun pertamanya.

Manchester City kini memasuki fase berbeda setelah Enzo Maresca menggantikan Pep Guardiola. Guardiola merupakan salah satu pelatih besar yang datang ke Premier League pada musim 2016/17.

Liverpool memilih Iraola untuk memulai periode baru. Newcastle United juga menunjuk Matthias Jaissle, sehingga dua klub tersebut akan memulai musim dengan pendekatan baru dari pinggir lapangan.

Bournemouth mempercayakan tim kepada Marco Rose. Crystal Palace memilih Pierre Sage, sedangkan Fulham menunjuk Álvaro Arbeloa.

Gary O’Neil menjadi manajer Ipswich Town pada musim baru. Nottingham Forest menunjuk Oliver Glasner untuk memimpin tim.

Catatan Pergantian Manajer Terbanyak

Data BBC, Opta, dan DAZN menempatkan Premier League 2026/27 di posisi tertinggi untuk jumlah klub dengan manajer baru. Sembilan perubahan melampaui catatan delapan klub pada musim 2016/17.

MusimKlub dengan Manajer Baru
2026/279
2016/178
1995/967
2012/136
2013/145
2014/155
2024/255

Sebelum 2026/27, musim 1995/96 menjadi salah satu musim dengan perubahan besar karena tujuh klub memulai bersama manajer baru. Musim 2012/13 mencatat enam perubahan, sementara tiga musim lain berhenti pada angka lima.

Musim 2016/17 menghadirkan Pep Guardiola di Manchester City, Jose Mourinho di Manchester United, Antonio Conte di Chelsea, serta Ronald Koeman di Everton. Pergantian yang terjadi pada 2026/27 bahkan melampaui jumlah perubahan pada musim tersebut.

Stabilitas Arsenal di Tengah Perubahan

Arsenal menjadi pengecualian penting di tengah arus pergantian manajer. Mikel Arteta masih menjadi manajer terlama di liga setelah memimpin sejak 22 Desember 2019.

Arteta membawa Arsenal berstatus juara bertahan setelah klub itu mengakhiri penantian panjang untuk gelar liga. Masa kerjanya menjadi kontras dengan sembilan klub yang memilih memulai ulang pada musim ini.

Unai Emery telah menangani Aston Villa sejak 1 November 2022. Daniel Farke memimpin Leeds United sejak 4 Juli 2023, sementara Régis Le Bris dan Fabian Hürzeler mulai menangani klub masing-masing pada Juli 2024.

Jumlah perubahan yang besar membuat musim baru menjadi ujian cepat bagi para pelatih baru. Setiap penunjukan akan dinilai dari kemampuan membangun tim dan bersaing di Premier League yang ketat.

Baca Juga