Hampir setiap akhir pekan, Harley Fatahillah menempuh perjalanan sekitar 13 kilometer untuk mencapai pesisir Surabaya. Pelajar SMP Negeri 1 Surabaya itu kemudian berjalan melintasi lumpur, akar mangrove, dan batu tajam demi menanam bibit di kawasan pantai.
Upaya tersebut telah menghasilkan penanaman lebih dari 33.000 bibit mangrove bersama komunitas dan masyarakat pesisir. Harley memilih kegiatan itu sebagai cara memaknai peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Medan Penanaman yang Tidak Mudah
Lokasi penanaman menuntut Harley menghadapi kondisi pesisir yang berubah-ubah. Terpaan ombak menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi saat kegiatan berlangsung.
Meski demikian, ia tetap datang untuk melakukan penghijauan. Bibit yang rutin ditanam adalah jenis Rhizophora mucronata.
Harley tidak bekerja sendiri dalam kegiatan tersebut. Petani tambak, nelayan Wonorejo, relawan, dan warga pesisir turut bergotong royong menanam serta merawat kawasan mangrove.
Keterlibatan masyarakat setempat memiliki arti penting karena kehidupan mereka berkaitan langsung dengan ekosistem pesisir. Kawasan mangrove menjadi bagian dari lingkungan yang perlu dipertahankan secara berkelanjutan.
Mangrove dan Ancaman di Garis Pantai
Penanaman mangrove memiliki fungsi yang melampaui kegiatan penghijauan biasa. Hutan mangrove membantu menjaga kawasan pesisir dari kerusakan yang dapat terjadi secara bertahap.
Vegetasi mangrove berperan menyerap karbon dioksida dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pertemuan daratan dengan laut. Mangrove juga membantu menyediakan ruang hidup di kawasan pesisir.
| Peran mangrove | Dampak bagi pesisir |
|---|---|
| Menyerap karbon dioksida | Mendukung keseimbangan ekosistem |
| Mengurangi abrasi | Membantu melindungi garis pantai |
| Meredam energi ombak | Mengurangi dampak gelombang ke daratan |
| Mengurangi banjir rob | Membantu menjaga kawasan pesisir |
Saat gelombang besar datang, kawasan mangrove dapat membantu meredam energi ombak yang mengarah ke daratan. Peran ini juga membuat mangrove penting dalam upaya mengurangi dampak banjir rob dan abrasi.
Dorongan untuk Bertindak
Harley mulai terdorong aktif setelah melihat banyak video bencana alam di Indonesia dan sejumlah negara melalui media sosial. Dari situ, ia memilih tidak berhenti sebagai penonton dan mencari tindakan yang dapat dilakukan secara nyata.
“Awalnya sedih saja lihat banyak video bencana alam di media sosial. Lalu saya berpikir apa yang bisa saya lakukan, ya yang mudah dan bisa dilakukan aktif menanam mangrove,” kata Harley saat berada di Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Beritasatu.com, petani tambak di Wonorejo mengapresiasi semangat Harley. Mereka menilai keterlibatan pelajar dalam kegiatan lingkungan memperlihatkan peran generasi muda dalam menjaga alam.
Bagi Harley, kepedulian tidak harus dimulai dari tindakan besar. Langkah kecil yang dijalankan secara konsisten diyakininya dapat memberi dampak bagi kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.
Ia berharap lebih banyak anak muda ikut menanam dan merawat mangrove di pesisir. Harapan itu menempatkan perayaan kemerdekaan bukan hanya sebagai peringatan tahunan, melainkan juga kesempatan menjaga ruang hidup bersama.






