Ian Machado Garry memberi perlawanan sengit hingga ronde kelima, tetapi Islam Makhachev tetap keluar sebagai pemenang UFC 330. Juara kelas welter itu memenangi duel melalui keputusan angka mutlak setelah mengandalkan kontrol grappling pada momen-momen penting.
Tiga juri menilai Makhachev unggul dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47. Kartu 48-47 memperlihatkan bahwa tekanan Garry di bagian tengah pertarungan membuat duel perebutan sabuk tersebut tidak berjalan sepihak.
Pertarungan utama ini digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, pada Minggu (16/8) siang WIB. Makhachev datang sebagai pemegang gelar welter, sedangkan Garry berusaha mematahkan dominasi permainan bawah lawannya.
Tekanan Garry Menguat pada Fase Tengah
Garry mulai menemukan ritme pada ronde ketiga dan keempat setelah menghadapi kesulitan pada awal laga. Petarung Irlandia itu beberapa kali mampu menggagalkan percobaan takedown yang dilancarkan Makhachev.
Keberhasilan bertahan dari upaya membawa duel ke bawah membuat Garry lebih leluasa mengirim pukulan ke wajah dan tubuh. Ia juga meningkatkan intensitas serangan berdiri untuk memaksa Makhachev bekerja lebih keras.
Fase tersebut menjadi perlawanan paling kuat yang dihadapi Makhachev sepanjang pertarungan. Garry tidak membiarkan juara bertahan terus menguasai tempo hanya melalui kontrol di dekat pagar oktagon.
Namun, serangan aktif Garry tidak sepenuhnya menutup nilai yang didapat Makhachev dari dua ronde awal. Keunggulan melalui posisi, takedown, dan kontrol menjadi faktor besar saat penilaian akhir dilakukan.
Makhachev Menguasai Pembuka Laga
Sejak ronde pertama, Makhachev segera menerapkan pendekatan grappling untuk membatasi ruang gerak Garry. Ia beberapa kali menjatuhkan lawannya dan mengontrol posisi di area dekat pagar.
Kontrol itu tidak langsung menghasilkan kerusakan besar, tetapi membuat Garry lebih banyak bertahan. Setiap upaya Garry untuk membangun serangan harus diawali dengan usaha keluar dari tekanan permainan bawah.
Ronde kedua menghadirkan pertukaran yang lebih terbuka saat Garry mulai menggabungkan tendangan dan pukulan ke tubuh. Makhachev kemudian merespons dengan tendangan ke kepala yang sempat menjatuhkan Garry.
Setelah Garry terjatuh, Makhachev kembali memilih membawa duel ke bawah dan melancarkan ground-and-pound. Kemampuannya mengubah situasi berdiri menjadi kontrol di matras menjaga keunggulan sang juara.
| Petarung | Hasil UFC 330 | Rekor MMA | Rekor UFC |
|---|---|---|---|
| Islam Makhachev | Menang keputusan mutlak | 29-1 | 18-1 |
| Ian Machado Garry | Kalah keputusan mutlak | 17-2 | 10-2 |
Pertahanan di Akhir Duel
Ketika memasuki ronde kelima, Makhachev kembali mengandalkan aspek yang paling menguntungkannya, yakni grappling. Ia berhasil melakukan takedown, mengambil posisi di belakang Garry, dan mencoba rear-naked choke.
Garry bertahan hingga bel penutup berbunyi sehingga pertarungan tidak berakhir sebelum batas waktu. Upayanya lolos dari kuncian memastikan keputusan juri menjadi penentu akhir perebutan gelar tersebut.
Kemenangan ini mengubah rekor MMA Islam Makhachev menjadi 29-1 dan catatan UFC-nya menjadi 18-1. Bagi Ian Machado Garry, hasil itu merupakan kekalahan kedua di MMA profesional dengan rekor UFC kini 10-2.
UFC 330 menampilkan pertarungan dengan dua dinamika yang jelas, yakni kontrol awal Makhachev dan kebangkitan serangan Garry pada ronde tengah. Pada akhirnya, keberhasilan Makhachev kembali membawa duel ke bawah pada ronde terakhir menjaga sabuk welter tetap berada di tangannya.






