Galaxy S27 Ultra Berpeluang Sendirian saat Xiaomi, Oppo, Vivo Ubah Strategi

Samsung Galaxy S27 Ultra dapat memperoleh posisi yang jauh lebih kuat di pasar global apabila kabar terbaru dari Xiaomi, Oppo, dan Vivo terbukti benar. Sejumlah model Ultra dari tiga merek China itu disebut berpotensi batal atau hanya dijual di pasar domestik China.

Dampaknya dapat langsung dirasakan pembeli di luar China yang mencari ponsel flagship dengan sistem kamera paling ambisius. Pilihan perangkat berlabel Ultra berpotensi menyusut, meski seluruh rencana tersebut masih belum dikonfirmasi secara resmi oleh produsen terkait.

Model Ultra Oppo dan Vivo Disebut Tidak Mendapat Peluncuran Global

Oppo dan Vivo dikabarkan sedang meninjau kembali strategi untuk lini Ultra mereka. Penerus Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra disebut tidak akan mendapatkan peluncuran internasional seperti model yang tersedia saat ini.

Kartikey Singh mengklaim Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra dapat meluncur di China pada paruh pertama 2027. Kedua perangkat itu dilaporkan kemungkinan tidak akan dijual secara resmi di pasar global.

Klaim tersebut masih berada pada tahap awal dan belum memperoleh pernyataan dari Oppo maupun Vivo. Karena itu, nama model, waktu peluncuran, dan cakupan wilayah pemasaran masih mungkin berubah.

ModelKabar TerkiniDampak yang Dilaporkan
Xiaomi 18 UltraDisebut dibatalkanPosisi teratas beralih ke Xiaomi 18 Pro Max
Oppo Find X10 UltraDisebut tetap diperkenalkanBerpotensi hanya dijual di China
Vivo X500 UltraDisebut tetap diperkenalkanBerpotensi hanya dijual di China

Xiaomi Disebut Mengganti Ultra dengan Pro Max

Xiaomi juga dikabarkan mengubah komposisi lini flagship generasi berikutnya. Xiaomi 18 Ultra disebut tidak diteruskan, sehingga Xiaomi 18 Pro Max diperkirakan menjadi perangkat tertinggi dalam jajaran tersebut.

Susunan yang dilaporkan mencakup Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max. Informasi ini berasal dari unggahan pembocor Kartikey Singh di X pada 15 Agustus 2026, yang kemudian dilaporkan Gizmochina.

Nama Ultra belum tentu hilang selamanya dari strategi Xiaomi. Perusahaan tersebut disebut dapat menghadirkannya kembali melalui Xiaomi 19 Ultra pada akhir 2027 atau awal 2028.

Permintaan AI Menekan Harga Komponen Memori

Kenaikan harga DRAM dan NAND pada 2026 disebut menjadi salah satu alasan utama perubahan strategi di kelas Ultra. Permintaan tinggi dari sektor AI dilaporkan telah memberi tekanan pada biaya komponen memori.

Konfigurasi perangkat keras Ultra dapat membuat harga jual ponsel meningkat terlalu jauh dalam situasi tersebut. Sistem kamera quad 200MP disebut sebagai contoh komponen premium yang berisiko memperbesar biaya produksi.

Strategi Pro Max memberi Xiaomi kemungkinan untuk tetap menawarkan ponsel teratas tanpa membawa beban biaya konfigurasi Ultra. Sementara itu, pembatasan distribusi Oppo dan Vivo akan membuat persaingan flagship kamera kelas tertinggi lebih terkonsentrasi di pasar global.

Apabila skenario ini terwujud, Galaxy S27 Ultra akan menjadi nama yang paling menonjol bagi konsumen internasional. Namun, kepastian mengenai arah pasar ini masih menunggu pengumuman resmi dari masing-masing merek.

Baca Juga