Calvin Dores menegaskan keinginannya membangun identitas musik melalui karya yang ia tulis dan bawakan sendiri. Sikap tersebut ia wujudkan dalam single Sampai Kapankah, yang dirilis bersama Dua Suara Media pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Putra mendiang pencipta lagu Deddy Dores itu mengakui sosok ayahnya menjadi inspirasi besar dalam bermusik. Namun, ia tidak ingin karya lagunya berhenti sebagai bayang-bayang nama besar keluarga.
“Saya menjadikan karya lagu sebagai identitas, bukan sekadar nama besar keluarga. Walaupun almarhum Ayah selalu menjadi inspirasi yang luar biasa dalam bermusik dan berkarya,” kata Calvin.
Dalam lagu barunya, Calvin tidak hanya tampil sebagai penyanyi. Ia juga menempatkan diri sebagai komposer yang ingin menyampaikan emosi melalui melodi dan lirik yang jujur.
Penantian sebagai Cerita Utama
Sampai Kapankah mengisahkan seseorang yang terus menunggu kepastian dalam sebuah hubungan. Perasaan cinta yang menjadi alasan untuk bertahan perlahan dapat berubah menjadi sumber luka saat jawaban tak juga hadir.
Calvin menggambarkan fase tersebut sebagai pengalaman yang dapat dialami banyak orang. Menunggu, menurutnya, bisa berarti menanti kepastian, menanti seseorang berubah, atau mengumpulkan keberanian untuk melepaskan.
“Saya percaya setiap orang pernah berada di fase menunggu. Menunggu kepastian, menunggu seseorang berubah, atau bahkan menunggu keberanian untuk melepaskan,” ujar Calvin dalam keterangannya.
Inti cerita lagu ini berada pada hati yang masih menggenggam harapan ketika waktu tidak memberi jawaban. Keraguan pun muncul seiring pertanyaan mengenai batas akhir dari penantian tersebut.
Rilis di Momen Kemerdekaan
Waktu peluncuran single ini dinilai memiliki makna tersendiri. Bois Famous Maker, pemerhati musik Indonesia, melihat momen HUT Kemerdekaan Indonesia sebagai bagian penting dari perjalanan lagu menuju pendengarnya.
Bois juga menangkap pesan tentang upaya membebaskan diri dari belenggu kehidupan dalam sosok Calvin dan lagu tersebut. Gagasan itu berkaitan dengan cerita tentang usaha keluar dari ketidakpastian emosional.
Calvin menyambut perilisan ini dengan optimisme. Ia berharap single yang diluncurkan melalui Dua Suara Media dapat menjadi berkah serta membawa perubahan yang lebih baik baginya.
“Bismillah, Insyaallah single yang diluncurkan Dua Suara Media ini menjadi berkah. Lagu terbaru saya ini adalah bagian dari doa saya sepanjang hari selama ini,” pungkasnya.
Sudah Tersedia untuk Didengarkan
Single Sampai Kapankah kini tersedia di seluruh platform musik. Video musiknya dapat disaksikan melalui kanal YouTube resmi Calvin Dores dan Dua Suara Media.
President Director Dua Suara Media, Sandy Monteiro, menilai karya tersebut berpotensi menjangkau pendengar Indonesia dan negara tetangga, yakni Malaysia, Brunei, serta Singapura. Ia juga melihat lagu Calvin dapat membangkitkan ingatan pada karya-karya populer Deddy Dores bagi pendengar generasi masa kini.






