Keunggulan 6-1 yang dibawa Benfica dari Lisbon menjadi faktor penentu berakhirnya langkah Hearts di kualifikasi Liga Europa. Hasil 1-1 pada leg kedua di Tynecastle Park, Kamis (13/8/2026), membuat wakil Skotlandia itu tersingkir dengan agregat 2-7.
Di tengah kegagalan tersebut, Wouter Vrancken masih harus menghadapi kemungkinan kehilangan Claudio Braga. Pelatih Hearts itu berharap sang striker tidak meninggalkan klub hingga awal September.
“Saya pikir dia bertahan untuk saat ini. Saya senang ketika tidak mendengar apa-apa! Mari berharap pada awal September keadaannya masih seperti ini,” kata Vrancken.
Bursa Transfer Menjadi Kekhawatiran Baru
Vrancken menilai Braga merupakan pemain penting, sehingga wajar apabila masa depannya terus diperhatikan. Ia tidak dapat memberi jaminan penuh selama bursa transfer masih berjalan.
“Dia pemain yang bagus dan ini bursa transfer jadi Anda selalu sedikit gugup apakah dia bertahan atau tidak,” ujar Vrancken. Meski begitu, ia menegaskan bahwa Braga menunjukkan kesungguhan selama masih menjadi bagian dari tim.
Pelatih asal Belgia tersebut menyebut komunikasi antara dirinya dan Braga berlangsung terbuka. Ia menempatkan profesionalisme pemain sebagai dasar penting bagi skuad Hearts.
“Claudio dan saya terbuka satu sama lain dan hal terpenting adalah kepribadian Claudio; selama dia di sini dia akan 100% berkomitmen – seperti yang Anda lihat di pertandingan terakhir,” ujar Vrancken.
Hearts juga harus memiliki kesiapan apabila situasi transfer berubah secara mendadak. Vrancken menilai klub tidak boleh mengabaikan kemungkinan kepergian pemain kunci.
“Ini adalah dunia sepak bola, Anda harus mengatasi dan mengetahui bagaimana bursa transfer berlangsung. Adalah tanggung jawab kami sebagai klub untuk siap ketika sesuatu terjadi,” kata Vrancken.
Gol Magnusson Tak Mengubah Keadaan
Dalam pertandingan leg kedua, Hearts sempat menghadirkan momen positif melalui Tomas Magnusson pada menit ke-76. Pemain pengganti itu mencetak gol yang membuat pendukung tuan rumah kembali berharap.
Benfica segera mematahkan harapan tersebut lewat gol Dodi Lukebakio beberapa detik kemudian. Balasan cepat itu menjaga kedudukan 1-1 sampai pertandingan selesai.
| Tahapan | Lawan | Situasi Hearts |
|---|---|---|
| Kualifikasi Liga Champions | Sturm Graz | Tersingkir |
| Kualifikasi Liga Europa | Benfica | Imbang 1-1, agregat 2-7 |
| Play-off Conference League | Rapid Vienna | Berebut tiket fase grup |
Rapid Vienna Menjadi Sasaran Berikutnya
Perjalanan Eropa Hearts belum sepenuhnya berakhir karena Conference League masih memberi peluang. Mereka dijadwalkan menghadapi Rapid Vienna dalam babak play-off untuk menentukan kelolosan ke fase grup.
Jalur itu tersisa setelah Hearts sebelumnya tersingkir dari kualifikasi Liga Champions oleh Sturm Graz. Dengan agenda tersebut, stabilitas skuad, termasuk status Braga, akan tetap menjadi perhatian klub.






