Perjalanan 30 singa dan harimau dari Argentina menuju Afrika Selatan serta Amerika Serikat menjadi langkah penting setelah masa panjang di kandang beton. Hewan-hewan dari bekas Kebun Binatang Luján itu akan ditempatkan di suaka yang menawarkan lingkungan lebih sesuai bagi kucing besar.
Relokasi ini dilakukan ketika kondisi sejumlah hewan masih memerlukan perhatian medis serius. Ada yang mengalami obesitas, kehilangan massa otot, kekurangan nutrisi, hingga gangguan gigi dan ginjal.
Perjalanan panjang dari Argentina
Kelompok yang menuju The Wild Animal Sanctuary di Colorado terdiri dari delapan harimau dan tujuh singa. Mereka akan diterbangkan melalui Chile sebelum tiba di Amerika Serikat.
Sementara itu, Lionsrock di Afrika Selatan akan menerima sembilan harimau dan enam singa. Rute kelompok ini menuju Johannesburg melalui Frankfurt atau Amsterdam, lalu dilanjutkan perjalanan darat sekitar empat jam.
| Suaka tujuan | Harimau | Singa | Jumlah |
|---|---|---|---|
| The Wild Animal Sanctuary, Colorado | 8 | 7 | 15 |
| Lionsrock, Afrika Selatan | 9 | 6 | 15 |
Lionsrock merupakan suaka yang telah menampung lebih dari 80 kucing besar. Kawasan alaminya memiliki luas 60 hektare, berbeda jauh dengan ruang hidup sempit yang sebelumnya dialami sebagian hewan di Luján.
Four Paws menangani operasi pemindahan setelah memperoleh izin untuk mengambil alih bekas kebun binatang tersebut. Organisasi itu mempersiapkan perjalanan dengan mempertimbangkan kondisi individual setiap singa dan harimau.
Peti transportasi dan pemeriksaan medis
Banyak hewan terlebih dahulu dilatih agar mau masuk ke peti transportasi secara sukarela. Pelatihan itu menjadi bagian penting karena pemindahan melibatkan penerbangan internasional dan perjalanan darat.
Beberapa hewan tetap membutuhkan obat penenang demi keselamatan selama proses pemindahan. Dua harimau bahkan harus diangkat menggunakan kain penyangga oleh dokter hewan sebelum ditempatkan dalam peti.
Masalah kesehatan yang ditemukan juga mencakup komplikasi setelah pencabutan cakar dan luka yang tidak sembuh dengan baik. Four Paws kemudian membenahi pola makan serta perawatan medis bagi satwa yang masih berada di lokasi.
Organisasi tersebut turut melatih ulang pekerja lama kebun binatang menggunakan praktik kesejahteraan hewan yang lebih modern. Direktur Program Four Paws Luciana D’Abramo menyatakan seluruh upaya dikerahkan agar pemindahan dapat berlangsung semulus mungkin.
Populasi yang terus menyusut
Otoritas Argentina menutup Kebun Binatang Luján pada 2020 karena persoalan keselamatan dan kesejahteraan hewan. Sebelum ditutup, tempat itu dikenal karena membolehkan pengunjung menyentuh dan berfoto bersama singa serta harimau.
Sekitar 200 kucing besar masih berada di lokasi saat penutupan dilakukan. Jumlah itu turun menjadi 112 ekor ketika Four Paws datang pada 2023 untuk mencari solusi.
Saat organisasi itu kemudian mendapat izin mengambil alih lokasi, jumlah hewan tersisa kembali turun menjadi 62 ekor. Luciana D’Abramo mengatakan kondisi tersebut memperlihatkan tingkat kepadatan dan situasi yang harus dihadapi para hewan.
Pemindahan 30 hewan ini belum mengakhiri pekerjaan di Luján. Lebih dari 20 singa dan harimau masih berada di bekas kebun binatang tersebut, sementara Four Paws mencari tempat tinggal jangka panjang bagi mereka.






