Dari Bengkulu hingga Jambi, Ini 3 Pelajar di Balik Formasi Inti Paskibraka Nasional

Formasi pengibaran bendera pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ke-81 RI melibatkan tiga pelajar dari tiga provinsi berbeda. Bengkulu, Kalimantan Selatan, dan Jambi masing-masing memiliki wakil yang memegang tugas langsung dalam proses pengibaran Sang Saka Merah Putih.

Ketiganya bukan sekadar anggota upacara, melainkan menempati posisi penggerek, pembentang, dan Komandan Kelompok 8. Penugasan itu menjadi bagian dari amanah mereka sebagai anggota Paskibraka Nasional.

Peran yang Saling Terhubung

Proses pengibaran memerlukan koordinasi setiap petugas dalam formasi inti. Komandan Kelompok 8 menerima bendera dari pembawa baki, lalu penggerek dan pembentang menjalankan tugas masing-masing hingga bendera dinaikkan.

PelajarDaerahTugas dalam Formasi
I Nyoman Harya Dhanurendra DarmamuktiKalimantan SelatanPenggerek bendera
M Aryo Wira Zandhyaka YBengkuluPembentang bendera
Achmad Fachri MubarokJambiKomandan Kelompok 8

I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti berasal dari SMAN 7 Banjarmasin. M Aryo Wira Zandhyaka Y merupakan siswa SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, sedangkan Achmad Fachri Mubarok bersekolah di SMK Negeri 1 Kota Jambi.

Fachri Menjadi Penerima Bendera

Fachri, putra Slamet Riyadi dan Sukma Dewi, menjalankan tugas sebagai Danpok 8. Tanggung jawabnya adalah menerima bendera dari pembawa baki sebelum bendera diserahkan dalam rangkaian pengibaran.

SMK Negeri 1 Kota Jambi memberikan apresiasi atas pencapaian Fachri. Pihak sekolah menilai keberhasilannya melalui seleksi berkaitan dengan kedisiplinan dan ketabahan yang ia tunjukkan selama menjalani proses.

Kepala sekolah Repreanis mendoakan agar para siswa yang bertugas diberi kesehatan dan kelancaran pada 17 Agustus 2026. Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam tugas mengibarkan maupun menurunkan bendera dapat menjadi dorongan bagi generasi muda Jambi.

Seleksi dan Persiapan Harya

Harya adalah putra I Nyoman Darmana dan Luh Putu Karunia Mukti Widyasih. Ia menempuh seleksi dari tingkat kota hingga pusat untuk dapat mewakili Kalimantan Selatan.

Selama persiapan, Harya menjalani latihan fisik secara intensif dan menerapkan pola makan yang disiplin. Ia sempat mengincar posisi Danpok 8, namun kemudian mendapat kepercayaan sebagai penggerek bendera.

“Tentu berkat kerja keras, dan dukungan dari orang tua, mulai verifikasi tingkat kota hingga pusat, semua lelah terbayarkan dengan terpilihnya saya mewakili Kalsel,” ujar Harya. Dukungan orang tua disebutnya sebagai bagian penting dalam perjalanan hingga masuk formasi nasional.

Aryo Wakil Bengkulu di Posisi Pembentang

Aryo merupakan putra Yosril Radiansyah dan Rima Melati. Ia memulai tahapan seleksi dari sekolah sebelum berangkat mengikuti pemusatan latihan tingkat pusat.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melepas Aryo sebelum pelatihan nasional berlangsung. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan penghargaan kepada putra-putri daerah yang terpilih menjadi calon Paskibraka Nasional.

Dalam pernyataan yang dimuat laman resmi Pemerintah Provinsi Bengkulu, Mian mengatakan, “Atas nama Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Bengkulu yang telah terpilih sebagai calon Paskibraka Nasional.” Ia juga meminta peserta menjaga kesehatan dan disiplin selama mengikuti seluruh agenda.

Ketiga pelajar tersebut termasuk dalam 76 siswa-siswi terbaik utusan provinsi yang lolos seleksi ketat. Kehadiran mereka dalam formasi pengibaran menunjukkan keterwakilan daerah dalam salah satu momen utama peringatan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga