17 Wilayah Jateng Berpeluang Hujan, Laut dan Pesisir Hadapi Risiko Bersamaan

Sebanyak 17 wilayah di Jawa Tengah berpeluang mengalami hujan ringan yang turun tidak merata dari Minggu malam hingga Senin dini hari. Perubahan cuaca ini terutama diprakirakan terjadi di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.

Prakiraan di daratan datang bersamaan dengan potensi gelombang hingga 2,5 meter dan rob di pesisir utara. Situasi tersebut membuat warga, nelayan, serta pelaku kegiatan pelabuhan perlu memperhatikan kondisi cuaca dan laut secara bersamaan.

Daerah yang Berpeluang Diguyur Hujan

Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Pati, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, dan Batang termasuk wilayah yang berpeluang diguyur hujan ringan. Daftar itu juga mencakup Pemalang, Brebes, Magelang, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, serta Ambarawa.

Hujan diprakirakan tidak turun merata di seluruh daerah tersebut. Wilayah Jawa Tengah lainnya diperkirakan berada dalam kondisi berawan pada rentang waktu yang sama.

Kelompok WilayahPrakiraanPeriodeKeterangan
Wonosobo hingga BatangHujan ringanMinggu malam-Senin dini hariTurun tidak merata
Pemalang hingga AmbarawaHujan ringanMinggu malam-Senin dini hariTurun tidak merata
Daerah lain di Jawa TengahBerawanMinggu malam-Senin dini hariDi luar 17 wilayah
Pesisir utara Jawa TengahRobSenin, 07.00-11.00 WIBMaksimum 0,8 meter

Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 14 hingga 30 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 75-95 persen, seiring perubahan kondisi yang dapat membuat sejumlah kawasan terasa lebih hangat.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Winda Ratri, menyebut angin bertiup dari timur laut menuju barat daya. Kecepatan angin diprakirakan mencapai 3 hingga 20 kilometer per jam.

Rob Berpotensi Menahan Surutnya Genangan

Air laut pasang berpeluang terjadi di pesisir utara Jawa Tengah pada Senin pukul 07.00-11.00 WIB. Ketinggian maksimum rob diprakirakan mencapai 0,8 meter.

Fenomena ini dapat memperlambat surutnya banjir di kawasan pantai utara dari Brebes sampai Rembang. Transportasi warga, budidaya perikanan darat, kegiatan petani garam, dan bongkar muat di pelabuhan berpotensi terdampak.

Perairan Utara dan Selatan Perlu Perhatian

Perairan Karimunjawa bagian timur dan barat, Jepara, serta Pati-Rembang diprakirakan menghadapi gelombang setinggi 1,25-2,5 meter. Kisaran yang sama juga berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa Tengah dari Cilacap hingga Purworejo.

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Wahyu Sri Mulyani, menyatakan kondisi tersebut berisiko bagi pelayaran. Kapal nelayan dan tongkang menjadi jenis angkutan yang perlu lebih waspada, terutama saat angin melampaui 15 knot.

Rangkaian prakiraan ini menunjukkan bahwa perhatian tidak hanya diperlukan di wilayah yang berpeluang hujan. Informasi Cuaca Jawa Tengah juga penting bagi masyarakat pesisir karena rob dan kondisi laut dapat mengganggu aktivitas pada waktu yang berdekatan.

Warga di daerah rawan serta pengguna perairan disarankan memantau pembaruan dari BMKG sesuai kebutuhan aktivitas masing-masing. Kewaspadaan terhadap Gelombang Tinggi diperlukan di jalur perairan utara dan selatan Jawa Tengah.

Baca Juga