Bukan Hanya Saat Terik, Sinar UVA di Balik Kaca Bisa Mempercepat Penuaan Wajah

Paparan sinar UVA tidak berhenti ketika seseorang berada di dalam ruangan atau saat langit tertutup awan. Sinar tersebut dapat menembus kaca jendela dan tetap mengenai kulit ketika seseorang berada di rumah maupun di dalam mobil.

Kondisi ini membuat penggunaan sunscreen tidak seharusnya dibatasi hanya untuk kegiatan luar ruang atau kunjungan ke pantai. Paparan UV yang kecil tetapi berulang dapat terakumulasi dan berkontribusi pada perubahan kondisi kulit dari waktu ke waktu.

UVA dan Tanda Penuaan pada Wajah

Sinar UVA dikaitkan dengan munculnya keriput, bintik gelap, perubahan warna kulit, dan kulit yang tampak kendur. Paparan tersebut juga dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Joshua Zeichner, direktur penelitian kosmetik dan klinis dermatologi di Mount Sinai Hospital, menempatkan tabir surya sebagai salah satu alat antipenuaan terpenting. Penilaian itu didasarkan pada peran perlindungan UV dalam mencegah beragam tanda penuaan akibat matahari.

Matahari juga dapat meningkatkan aktivitas melanosit, sel yang memproduksi pigmen melanin. Dermatolog Ife J. Rodney menjelaskan bahwa proses ini dapat memicu warna kulit tidak merata dan membuat wajah tampak kusam.

Dengan pemakaian sunscreen secara konsisten, pemicu perubahan warna karena matahari dapat lebih terkendali. Perlindungan ini tidak ditujukan untuk mengubah warna kulit, melainkan membatasi kerusakan lanjutan akibat paparan UV.

Temuan dari Pakar dan Penelitian

RisetPartisipan atau RespondenHasil
Journal of the American Academy of Dermatology62 pakar dari 43 pusat kedokteran96,8 persen memilih sunscreen mineral untuk pencegahan kerutan.
Annals of Internal Medicine903 peserta selama 4,5 tahunPemakaian harian tidak menunjukkan peningkatan penuaan kulit yang terdeteksi.

Survei yang dimuat dalam Journal of the American Academy of Dermatology melibatkan 62 pakar dari 43 pusat kedokteran. Mayoritas responden memilih sunscreen mineral sebagai salah satu pilihan penting dalam upaya mencegah kerutan.

Persentase dukungan terhadap sunscreen mineral mencapai 96,8 persen dalam survei tersebut. Sunscreen kimia juga memperoleh penilaian tinggi sebagai perlindungan dari penuaan kulit yang dipicu sinar UV.

Studi lain yang diterbitkan Annals of Internal Medicine mengikuti 903 peserta selama 4,5 tahun. Kelompok yang menggunakan tabir surya setiap hari tidak mengalami peningkatan penuaan kulit yang dapat dideteksi.

Melindungi Struktur Kulit

Selain memengaruhi pigmen, UV dapat merusak jaringan adiposa pada kulit. Gary Goldenberg menjelaskan bahwa kerusakan tersebut berkaitan dengan kulit yang tampak lebih kendur.

Perlindungan dari matahari karena itu berperan dalam menjaga tampilan kulit, termasuk pada area wajah. Namun, hasilnya tidak bersifat instan dan tidak menggantikan kerusakan kolagen atau kerutan dalam yang sudah terbentuk.

Rodney menegaskan bahwa sunscreen terutama bertugas mencegah kerusakan tambahan. Perbaikan tampilan yang terlihat cenderung halus dan membutuhkan kebiasaan pemakaian yang berkelanjutan.

Tabir surya dapat digunakan bersama retinol dan vitamin C dalam perawatan antipenuaan. Pengolesan pada pagi hari perlu disertai pemakaian ulang secara rutin untuk mempertahankan perlindungan selama beraktivitas.

Baca Juga