Indonesia akan menurunkan 14 wakil dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 di New Delhi. Tim Merah Putih hadir di seluruh lima sektor, dengan ganda campuran menjadi sektor yang mengirim wakil terbanyak.
Kejuaraan tersebut digelar di Indira Gandhi Stadium, India, pada 17-23 Agustus 2026. Kontingen Indonesia memadukan pemain Pelatnas dan tiga wakil non-Pelatnas dalam satu komposisi tim.
Komposisi 14 Wakil Indonesia
| No. | Sektor | Wakil Indonesia |
|---|---|---|
| 1 | Tunggal putra | Jonatan Christie |
| 2 | Tunggal putra | Alwi Farhan |
| 3 | Tunggal putri | Thalita R. Wiryawan |
| 4 | Tunggal putri | Putri Kusuma Wardani |
| 5 | Ganda putra | Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri |
| 6 | Ganda putra | Raymond Indra/Nikolaus Joaquin |
| 7 | Ganda putra | Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani |
| 8 | Ganda putri | Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari |
| 9 | Ganda putri | Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum |
| 10 | Ganda putri | Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine |
| 11 | Ganda campuran | Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah |
| 12 | Ganda campuran | Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata |
| 13 | Ganda campuran | Bimo Prasetyo/Arlya Nabila Thesya Munggaran |
| 14 | Ganda campuran | Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja |
Tunggal putra diisi Jonatan Christie dan Alwi Farhan, sedangkan tunggal putri diperkuat Thalita R. Wiryawan serta Putri Kusuma Wardani. Ganda putra dan ganda putri masing-masing mengirim tiga pasangan.
Empat pasangan akan membawa harapan Indonesia pada sektor ganda campuran. Mereka adalah Amri/Nita, Marwan/Aisyah, Bimo/Arlya, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.
Kekuatan Non-Pelatnas dan Modal Ganda Putra
Jonatan Christie menjadi wakil non-Pelatnas di tunggal putra. Dua wakil non-Pelatnas lainnya adalah Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani di ganda putra serta Rehan/Gloria di ganda campuran.
Di antara para wakil yang berangkat, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri membawa catatan paling kuat dari dua turnamen terakhir. Mereka menjuarai Japan Open 2026 dan kemudian mempertahankan gelar pada China Open 2026.
Pada kedua final tersebut, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Final China Open berlangsung ketat setelah Fajar/Fikri kalah 16-21 pada gim pertama sebelum membalikkan keadaan 21-19, 21-19.
Hasil itu membuat sektor ganda putra menjadi salah satu kekuatan yang paling dinantikan dari tim Indonesia. Namun, target merebut gelar juara dunia juga diakui menghadirkan tekanan bagi para pemain.
Fikri mengatakan tuntutan untuk meraih gelar sudah sering dihadapi tim. “Iya (target juara). Beban pasti ada. Cuma dari kemarin-kemarin kan juga sudah ditarget-target harus ada yang juara, juara ya, sudah terbiasa sih jadi ya sudahlah,” ujarnya.
Menurut detik.com, tim Indonesia dijadwalkan berangkat ke India pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Setelah itu, mereka akan memasuki rangkaian pertandingan selama sepekan untuk memperebutkan gelar di New Delhi.
Jumlah wakil yang tersebar merata di lima sektor memberi Indonesia banyak jalur untuk bersaing. Catatan dua gelar Fajar/Fikri menjadi salah satu alasan perhatian tertuju pada perjalanan tim di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.






