Watford menghadapi Southampton dengan kebutuhan mendesak untuk memutus lima kekalahan beruntun di Liga Championship. Dalam periode buruk pada akhir musim lalu itu, mereka kebobolan 16 gol dan hanya menghasilkan satu gol.
Tekanan untuk bangkit akan terasa saat Watford menjamu lawan yang memiliki catatan sangat baik di Vicarage Road. Southampton tidak kalah dalam 10 pertandingan tandang liga terakhir di markas Watford, dengan dua kunjungan terbaru berakhir imbang.
Alessio Dionisi memilih formasi 4-2-3-1 untuk mengarahkan respons Watford. F. Ravaglia akan menjaga gawang, sedangkan M. Pollock menjadi kapten di lini pertahanan.
Pollock diperkirakan bermain bersama O. Traore, K. Keben, dan M. Bola. Dua posisi gelandang bertahan akan diisi H. Kyprianou serta E. Bove.
Susunan Watford untuk Mencari Gol
Dionisi mengandalkan A. Nabizada, Iker Bravo, dan O. Maamma untuk membangun serangan dari belakang penyerang utama. M. Doumbia menjadi ujung tombak dalam skema tuan rumah.
| Posisi | Watford | Southampton |
|---|---|---|
| Penjaga gawang | F. Ravaglia | D. Peretz |
| Kapten | M. Pollock | J. Stephens |
| Penyerang utama | M. Doumbia | C. Larin |
| Formasi | 4-2-3-1 | 4-2-3-1 |
Situasi klasemen sebelum pertandingan memperlihatkan kontras yang tidak biasa. Watford berada di peringkat ke-14 dengan nol poin, sementara Southampton berada di dasar klasemen pada posisi ke-24.
Southampton memulai musim Liga Championship 2026/27 dengan pengurangan empat poin. EFL memberikan hukuman itu setelah klub terbukti melanggar sejumlah regulasi kompetisi.
Southampton Membawa Keunggulan Historis
Selain rekor tandang, Southampton unggul dalam 14 duel terakhir kedua tim di semua kompetisi. Mereka menang tujuh kali, sedangkan Watford hanya meraih satu kemenangan dan enam laga berakhir imbang.
Tim asuhan Tonda Eckert juga datang dengan fondasi performa yang kuat dari akhir musim lalu. Southampton mencatat 14 kemenangan dan lima hasil imbang dalam 19 pertandingan liga tanpa kekalahan.
D. Peretz akan menjadi penjaga gawang Southampton di belakang J. Bree, T. Harwood-Bellis, J. Stephens, dan R. Manning. Opta mencatat Peretz menggagalkan 7,1 potensi gol berdasarkan model xGOT pada musim lalu.
Peretz kebobolan 18 gol dari nilai xGOT 25,1 sepanjang 1.800 menit bermain. Di lini tengah, C. Bragg dan F. Downes akan menopang keseimbangan permainan tim tamu.
L. Dobbin, K. Matsuki, dan Leo Scienza disiapkan mendukung C. Larin sebagai penyerang. Pertandingan pada 16 Agustus 2026 akan menguji apakah Watford dapat menghentikan rentetan hasil buruk atau Southampton memperpanjang keunggulan rekornya di Vicarage Road.






