Tribune Utara Dibongkar, Laga Holstein Kiel Tetap Penuh Meski Kapasitas Turun

Holstein Kiel tetap menjual habis tiket pertandingan kandang melawan FC St. Pauli walau stadionnya sedang berkurang kapasitas. Sebanyak 1.448 tiket di antaranya dialokasikan bagi pendukung tim tamu untuk laga Jumat malam tersebut.

Antusiasme itu hadir ketika Stadion Holstein hanya dapat menampung 11.700 penonton. Kapasitas sementara itu turun sekitar 3.300 tempat dari angka sebelumnya yang mencapai 15.034 penonton.

Pembatasan terjadi akibat pembongkaran tribune utara dalam proyek renovasi stadion. Holstein harus mengatur pertandingan kandang dengan area penonton yang lebih sempit selama pembangunan berlangsung.

Situasi tersebut memberi konteks berbeda bagi perjalanan klub pada musim 2. Bundesliga. Dukungan publik tetap tinggi, tetapi atmosfer pertandingan akan hadir dalam ruang yang lebih terbatas.

Terendah di Kompetisi

Dengan daya tampung 11.700 penonton, Stadion Holstein kini menjadi stadion terkecil di 2. Bundesliga. Selisihnya cukup lebar jika dibandingkan dengan venue lain yang berada di bagian bawah daftar kapasitas.

KlubStadionKapasitasStatus
Holstein KielStadion Holstein11.700Renovasi berjalan
HeidenheimVoith-Arena15.000
OsnabrückBremer Brücke15.741Renovasi setelah musim

Voith-Arena milik Heidenheim memiliki kapasitas 15.000 penonton. Bremer Brücke milik Osnabrück bahkan mampu menampung 15.741 penonton.

Osnabrück juga merencanakan renovasi Bremer Brücke, tetapi pelaksanaannya baru dimulai setelah musim berakhir. Berbeda dengan klub tersebut, Holstein menghadapi konsekuensi pembangunan stadion secara langsung pada musim ini.

Kontras kapasitas di 2. Bundesliga juga terlihat di sisi lain daftar stadion. Hertha BSC memiliki stadion terbesar di kompetisi dengan daya tampung hingga 74.000 penonton.

FC Schalke 04 tidak lagi berlaga di liga ini setelah sebelumnya menjadi klub dengan rata-rata penonton tertinggi. Kondisi itu membuat Hertha menjadi peserta dengan stadion berkapasitas terbesar.

Bornemann Kembali ke Kiel

Pertandingan melawan FC St. Pauli turut mempertemukan Holstein dengan Andreas Bornemann. Mantan kepala olahraga Holstein itu kini menjabat CEO olahraga FC St. Pauli.

Bornemann mengaku masih menyimpan perhatian terhadap klub lamanya. “Saya memiliki waktu yang sangat menyenangkan dan sukses di Holstein, dan saya sering melihat ke arah Kiel,” ujarnya.

Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai duel tradisi antara dua klub. “Saya yakin akan bertemu banyak wajah yang familiar pada Jumat malam,” kata Bornemann.

Di pihak St. Pauli, Marcel Rapp dipandang sebagai figur penting karena memahami 2. Bundesliga dan pernah berhasil menangani Holstein. Bornemann menilai pengalaman serta gaya bermain aktif Rapp sesuai dengan arah klubnya.

Bornemann juga memperkirakan persaingan promosi berlangsung ketat dan sulit diprediksi. Ia menyebut VfL Wolfsburg memiliki keunggulan ekonomi yang dapat membantu klub itu mengejar promosi ke Bundesliga.

Sementara itu, Holstein memulai musim dengan tantangan ganda antara persaingan di lapangan dan renovasi markas sendiri. Tiket yang habis terjual menunjukkan pembatasan kapasitas belum mengurangi minat pendukung terhadap laga kandang klub.

Baca Juga