Torino hanya membutuhkan satu momen pada awal laga untuk menyingkirkan Carrarese dari Coppa Italia. Giovanni Simeone mencetak gol pada menit kesembilan, lalu keunggulan itu dijaga hingga Torino menang 1-0.
Carrarese sempat mengancam dan memaksa Torino tetap waspada sepanjang pertandingan di Stadion Olimpico Grande Torino. Namun, tim tamu tidak mampu memanfaatkan peluang untuk menyamakan skor.
Peluang Tamu Tidak Berbuah Gol
Ancaman utama Carrarese terjadi pada menit ke-23 melalui Cisse yang menerima umpan dari Rouhi. Ia berhadapan dengan Mascardi, tetapi kontrol bolanya kurang sempurna saat kiper Torino keluar dari sarangnya.
Kegagalan itu membuat Torino tetap memimpin meski laga berjalan ketat. Carrarese masih memberi tekanan pada fase awal pertandingan, tetapi tidak menemukan penyelesaian akhir yang diperlukan.
Pertahanan Torino juga mengalami perubahan pada babak kedua ketika Pietro Comuzzo mengalami cedera tibia. Pemain belakang itu ditarik keluar pada menit ke-68 dan Ismajli masuk menggantikannya.
Gol dari Situasi yang Berantakan
Keunggulan Torino berawal dari umpan silang Marcus Holmgren Pedersen ke area penalti Carrarese. Marco Garofani mencoba mengamankan bola, tetapi upayanya tidak sepenuhnya berhasil.
Bola kemudian berada di hadapan Simeone yang langsung mencari ruang untuk menyelesaikan peluang. Tandukan pertama penyerang tersebut mengenai tiang, sebelum bola muntah disambar untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Simeone hampir mencetak gol kedua pada menit ke-34. Tembakannya dari posisi membelakangi gawang dapat ditepis Garofani.
Kartu Merah Memudahkan Torino
Harapan Carrarese untuk mengejar skor semakin menipis pada menit ke-81. Antonio Oliana menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Kulenovic dengan keras.
Dengan 10 pemain di lapangan, Carrarese tidak berhasil menciptakan gol balasan pada sisa laga. Torino memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mempertahankan hasil minimalis tersebut.
Langkah Berikutnya bagi Il Toro
Kemenangan ini mengantar Torino ke babak 16 besar Coppa Italia pada musim pertama Paolo Abate sebagai pelatih. Monza akan menjadi lawan berikutnya pada September mendatang.
| Lawan | Waktu | Kompetisi |
|---|---|---|
| AC Milan | Minggu (23/8/2026) | Pembuka Serie A musim baru |
| Monza | September mendatang | Babak 16 besar Coppa Italia |
Sebelum berjumpa Monza, Torino akan lebih dahulu menghadapi AC Milan pada Minggu (23/8/2026). Duel melawan Monza juga membawa konteks tersendiri karena Ivan Juric, mantan arsitek Il Toro, kini menangani lawan mereka.






