Samsung dirumorkan akan memperluas keluarga Galaxy Z9 menjadi lima perangkat lipat dengan bentuk dan fungsi yang berbeda. Rencana ini mencakup Fold, Flip, TriFold, varian Ultra, serta satu foldable lebar baru yang disebut lebih pas untuk menikmati video.
Susunan tersebut menunjukkan kemungkinan perubahan strategi Samsung dari sekadar menawarkan ponsel lipat dalam dua bentuk utama. Pengguna berpotensi mendapat pilihan berdasarkan kebutuhan layar, mulai dari dokumen dan membaca hingga film serta serial berformat lebar.
Laporan ETNews yang dikutip GSMArena menyebut daftar sementara itu terdiri atas Galaxy Z Fold9, foldable lebar tambahan, Galaxy Z Fold9 Ultra, Galaxy Z Flip9, dan penerus Galaxy Z TriFold. Semua nama, konfigurasi, serta rencana peluncuran masih dapat berubah karena belum ada pengumuman resmi dari Samsung.
| Perangkat yang disebut | Bentuk atau kelas | Fokus informasi |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold9 | Foldable lebar | Diperkirakan menjadi model utama generasi baru. |
| Foldable lebar tambahan | Model hiburan | Disebut lebih ideal untuk pengalaman video. |
| Galaxy Z Fold9 Ultra | Varian Ultra | Dikaitkan dengan layar dalam hampir persegi. |
| Galaxy Z Flip9 | Clamshell | Menandakan lini Flip tetap dipertahankan. |
| Penerus Galaxy Z TriFold | Tiga lipatan | Berpeluang mendapat distribusi lebih luas. |
Model tambahan untuk layar yang lebih sinematis
Foldable lebar tambahan menjadi model yang paling membedakan dalam kabar ini. Samsung disebut sedang mengembangkannya untuk kebutuhan menonton video, film, serial televisi, dan mungkin gim dengan format layar melebar.
Keputusan itu berkaitan dengan perbedaan rasio tampilan konten. Video HDTV lazim memakai rasio 16:9, sementara film dan sejumlah serial bisa menggunakan rasio 21:9 atau lebih lebar.
Panel yang bentuknya terlalu dekat dengan 4:3 berpotensi menampilkan area hitam lebih besar di atas dan bawah ketika video lebar diputar. Samsung tampaknya ingin mencari bentuk layar dalam yang lebih efisien bagi jenis tontonan tersebut.
Galaxy Z Fold8 disebut memiliki layar dalam berasio 4:3 dengan resolusi 2.448 x 1.848 piksel. Rasio ini dinilai cocok untuk halaman web, foto, dokumen, dan buku, tetapi tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk video layar lebar.
Belum ada informasi mengenai rasio panel yang akan digunakan pada foldable baru itu. Ukuran layar, desain bodi, kamera, dan fitur lain juga belum diketahui karena perangkat tersebut dikabarkan masih dalam pengembangan awal.
Ultra dapat menawarkan pengalaman layar berbeda
Selain model yang berorientasi video, Samsung disebut memiliki pendekatan lain untuk varian Ultra. Galaxy Z Fold8 Ultra dilaporkan memakai layar dalam mendekati rasio 9:10, sehingga panelnya sedikit lebih tinggi daripada lebarnya.
Jika konsep tersebut berlanjut ke Galaxy Z Fold9 Ultra, Samsung dapat menyediakan bentuk layar yang lebih beragam dalam satu generasi. Belum ada keterangan apakah layar yang berbeda itu akan diikuti pembeda lain pada fitur perangkat.
Penerus Galaxy Z TriFold juga diperkirakan menjadi bagian dari perluasan portofolio ini. Model TriFold sebelumnya disebut sebagai perangkat eksperimental dengan ketersediaan komersial terbatas.
Generasi berikutnya disebut dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Meski demikian, laporan itu tidak memuat harga maupun daftar negara yang akan menerima perangkat lipat tiga tersebut.
Galaxy Z Flip9 masih masuk rencana
Di tengah kabar makin banyaknya model layar besar, Galaxy Z Flip9 tetap disebut akan hadir sebagai opsi clamshell. Hal itu menunjukkan desain Flip masih dipandang relevan dalam strategi foldable Samsung.
Sebaliknya, versi Galaxy Z Flip FE yang lebih terjangkau disebut tidak akan diteruskan. Penyebabnya belum dijelaskan, termasuk kemungkinan kaitannya dengan permintaan pasar atau kenaikan harga memori.
Rumor lima perangkat ini belum dapat dipastikan sampai Samsung mengumumkan produknya. Namun, arah yang terlihat adalah lini foldable yang lebih tersegmentasi, dengan tiap bentuk layar ditujukan pada kebiasaan penggunaan yang berbeda.






